Pak Lurah Jemurwonosari Wonocolo Surabaya Melarang Warga Menyewakan Lapak Diatas Gorong Gorong Salurang Air Dipinggir Jalan

Surabaya-menaramadinah.com-Kondidi Jalan Jemurwonosari Wonocolo Surabaya setelah dipasang dan diaspal sudah tidak banjir lagi. Karena air mengalir di gotong gorong saluran air.

Hanya saja diatas gorong gorong saluran air itu banyak ditempati pedagang  kaki lima. Seperti penjual bakso, nasi goreng, pukis dan es campur.

Yang lebih menyedihkan pihak pemilik rumah depan itu menyewakan kepada pedagang kaki lima. Seperti penjual.baksi?, penjual Es, penjual nasi goreng dan Pakistan. Hal ini menjadi perbincangan warga.

Namun bagi pedagang kaki lima itu tidak ada masalah. Karena hanya bayar tiap hari Rp. 15.000. Sedangkan lainnya ada yang bayar bulanan.

Pak Lurah Jemurwonosari Wonocolo Surabaya Mohammad Yasin, SH mengatakan, warga tidak boleh menyewakan. Karena lapak goreng gorong saluran air itu milik umum dan pemerintah Kota Surabaya.

“Tunjukkan jika ada warga yang depan rumah pinggir jalan menyewakan lapok diatas gorong gorong saluran air. Nanti SATPOL PP akan menertibkan,”ujarnya.

Husnu Mufid