Semangat Persatuan Disuarakan dari Haul ke-15 Gus Dur di Tebuireng Jombang

. JOMBANG– Haul ke-15 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur digelar di Ponpes (Pondok Pesantren) Tebuireng Jombang Jawa Timur, Minggu (22/12/2024) malam. Ini adalah acara puncak haul Gus Dur ke 15 th 2024. Karena rangkaiannya sudah dilaksanakan mulai 19 Desember 2024.

Dalam peringatan wafatnya Gus Dur tersebut, pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengingatkan tentang pentingnya menjaga persatuan. Karena hal itulah yang selama ini diperjuangkan oleh Gus Dur.

Apalagi, selama 2024 bangsa Indonesia disibukkan dengan moment politik. Mulai Pemilu (Pemilihan Umum), Pilpres (Pemilihan Presiden), serta Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Nah, dalam haul ke-15 ini Gus Kikin yang juga Ketua PWNU Jatim ini, menyampaikan pesan tentang Kembali menjalin persatuan.

“Selain masalah kemanusiaan, Gus Dur selalu menekankan pentingnya merajut persatuan. Tentang ukhuwah. Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan,” ujar Gus Kikin.

Gus Kikin juga mengatakan bahwa sejumlah tokoh nasional hadir dalam Haul ke-15 Gus Dur. Di antaranya, Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar, Mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqiel Siradj, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, serta
Hadir pula anak dari Gus Dur, Zannuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahid.

“Ada sejumlah tokoh nasional yang hadir. Di antaranya Menteri Agama Profesor Nasaruddin Umar. Sedangkan yang menjadi pembicara adalah Kiai Said Aqiel Siradj,” ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden RI ke 4 Gus Dur wafat pada Rabu 30 Desember 2009 pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangkusumo, Jakarta. Jenazahnya dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga, Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Makam tersebut satu lokasi dengan makam kakeknya, KH Hasyim Asy’ari yang merupakan pendiri organisasi Islam Nahdlatul Ulama serta ayahandanya KH Wahid Hasjim, yang juga tokoh negara sekaligus Pahlawan Nasional.*Imam Kusnin Ahmad*