IGUNWANGI

Penulis : Arif NAGUD ( Nahdliyin Community)..

IGUNWANGI ( Mbok Ipuk – Kang Guntur Kanggo Banyuwangi ).

Raihan demi raihan prestasi terus diukir oleh Kabupaten Banyuwangi.Salah satu Prestasi menarik yang diukir oleh Kabupaten Banyuwangi adalah Penghargaan dalam program Innovative Government Award (IGA) 2023 oleh Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan dari pemerintah Pusat bagi setiap inovasi instansi pemerintahan itu berhasil dipertahankan Banyuwangi selama enam tahun berturut-turut.Sebuah Prestasi mengagumkan kembali diraih oleh Kabupaten yang terletak paling ujung timur pulau jawa dan dipimpin oleh seorang wanita.

Kesuksesan seorang wanita yang mampu memimpin dan memajukan daerahnya ini tentu patut dan layak untuk dijadikan contoh positif bagi siapapun terutama untuk kaum hawa.bahwa stereotip kaum hawa yang selama ini kerap dijadikan sebagai kaum yang ditempatkan di belakang kesuksesan seorang lelaki,tidak tepat lagi untuk dipertahankan.Ipuk Fiestiandani Azwar Anas adalah contoh betapa Kaum hawa kini telah mampu berdiri sejajar dan sederajat.

Lalu,Inovasi seperti apa yang membuat Banyuwangi meraih prestasi sebagai Kabupaten paling inovatif? Tulisan ini tidak hendak mengupas satu demi satu prestasi yang diraih Banyuwangi atau mengupas deretan penghargaan yang telah diraih.Salah satu program inovatif yang menarik untuk dikaji adalah Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi.

Anda bisa bayangkan betapa besar potensi masalah yang akan timbul bila kelak daerah aliran sungai di sekitar kita terus menerus digelontor sampah ? Bisa Anda bayangkan pula betapa besar dampak yang akan timbul bila kita abai pada daerah aliran sungai yang setiap hari menerima luberan sampah ? Program Sekardadu atau Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai yang digagas oleh Dinas PU Pengairan dengan melibatkan Siswa Siswa Sekolah tentu adalah sebuah gerakan yang patut untuk diapresiasi dan didukung.Dalam Gerakan ini para siswa diberikan pemahaman soal pentingnya menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) dari sampah yang menumpuk.Selain itu mereka juga diberikan sosialisasi, pencegahan, perbaikan, dan perawatan.

Meski terlihat sepele namun program yang digagas oleh Dinas PU Pengairan dengan melibatkan Siswa Siswa Sekolah ini jelas menjadi Wahana Pendidikan yang amat sangat efektif.Siswa diajarkan untuk Bertanggung jawab terkait lingkungan sekitar mereka terutama terkait dengan problem sampah.

Akan lebih menarik lagi andai Bupati Perempuan Banyuwangi yang dikenal cerdas ini bersedia untuk menggandeng Kepala Dinas PU Pengairan sebagai Calon Wakilnya dalam Kancah Pilkada mendatang.

Yoro gedigu Mbok Ipuk – Kang Guntur ? 😍