
Penulis :
1. Rifda Zulfia. Rahmatika.
2. Ummu Saroh Zamzamiah.
3. Ilun Muallifah Thohir.
Profesionalisme adalah istilah yang mengacu pada kualitas sikap anggota terhadap profesinya dan tingkat pengetahuan serta kompetensi yang dapat mereka gunakan untuk melaksanakan tugasnya. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembangunan suatu negara.
Melalui pelatihan, sumber daya manusia bangsa indonesia berkualitas dan siap bersaing di kencah global. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintahan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi bangsa.
Landasan konseptual yang mendasari pentingnya pendidikan anak usia dini adalah hasil penelitian atau penemuan para ahli tentang perkembangan anak, khususnya di bidang neuroscience dan psikologi.
Pendidikan yang berkualitas memiliki sistem perencanaan dengan materi dan sistem menejemen yang baik , dan disampaikan oleh guru dengan komponen pendidikan yang berkualitas.
Dalam merancang komponen pendidikan yang bermutu, setiap lembaga pendidikan harus mempunyai metode dan strategi tersendiri yang membedakan lembaga pendidikan tersebut dengan lembaga pendidikan lainnya.
Pendidikan dan pengetahuan memegang peranan yang sangat penting dalam semua lapisan masyarakat , banyak lembaga pendidikan yang berlomba- lomba meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada pendidikan anak usia dini. Sebuah lembaga pendidikan menginginkan menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas,hal itu dapat dilihat dari jumlah peserta didik, proses pembelajaran yang ideal melalui adaptasi tempat dan prasarana, tenaga pengajar yang memadai dan biaya pendidikan.
Guru mempunyai perana yang sangat penting dalam paud, karena gurulah yang menghadapi berbagai tantangan dalam kegiatan belajar mengajar.oleh karena itu pelatihan guru yang profesional diperlukan untuk pendidikan yang berkualitas.
Guru mempunyai peran yang sangat penting dalam membentuk pengetahuan, keterampilan dan karakter siswa, oleh karena itu pendidik yang profesionalakan menjalankan tugasnya secara profesional untuk menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas.
Menjadi guru yang profesional tidak serta merta terjadi begitu saja tanpa usaha. Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah melalui pengembangan profesionalisme.
Hal ini penting karena kepala sekolah terlibat langsung dalam pelaksanaan program pendidikan di sekolah. Meningkatkan keterampilan profesional kepala sekolah adalah proses umum menejemen sekolah yang berlangsung secara nyata, jangka panjang dan mengakar baik bagi guru maupun siswa, seluruh tenaga pendidik, baik kepala sekolah, guru, dan administrator, diajarkan mengenai untuk memiliki keperdulian secara internal, bahwa yang dilakukan adalah dalam rangkah peningkatan profesionalisme kepala sekolah serta pencapaian mutu dan prestasi belajar.
Peran kepala sekolah sangat diperlukan sebagai motivator bagi seluruh guru pendidkan anak usia dini dan tenaga pendidikan anak usia dini, karena kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Terdapat keterkaitan yang erat antara kualitas guru TK dengan berbagai aspek kehidupan dilembaga PAUD, seperti kedisiplinan sekolah, iklim budaya sekolah, dan pengurangan perilaku menyimpang siswa.
Keberhasilan kepala sekolah terutama di tentukan oleh kepala sekolah dalam mengelolah tenaga pengajar yang tersedia disekolah tersebut. Kepala sekolah merupakan salah satu bagian pengajaran yang mempengaruhi peningkatan mutu pengajaran.
Kepala sekolah bertanggung jawab menyelenggarakan pembelajaran, mengelolah lingkungan sekolah, mengembangkan tenaga pengajar, pendayagunaan dan memelihara sarana prasarana .
Ciri ciri kepala sekolah profesional
Menurut sanusi DKK kepala sekolah yang profesional harus cerdas dan bijaksana dan juga perlu memperhatikan ciri -ciri berikut:
1. Mampu melaksanakan tanggung jawab yang diberikan kepadanya
2. Mampu menerapkan keterampilan konseptual manusia dan teknis
3. Mampu memotivasi guru, staf, dan karyawan lain untuk bekerja
4. Mampu memahami implikasi perubahan sosial, ekonomi , dan politik tentang pendidikan .
