
Surabaya-menaramadinah.com’Kemeriahan dan semangat menggebu menghiasi ruang kuliah ketika Bapak Zakariya, mentor terhormat dari program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), memandang bangga ke arah para mahasiswa angkatan 3. Dalam ruang yang penuh semangat itu, Bapak Zakariya dengan tulus menyampaikan betapa dia terkesan dengan semangat yang membara seperti semangat Bu Marta yang tak kenal lelah untuk tampil dalam presentasi.
“Kalian adalah pilar-pilar masa depan pendidikan kita, dan semangat kalian sungguh membanggakan,” ucap Bapak Zakariya sambil tersenyum bangga melihat antusiasme yang memenuhi ruangan.
Dia melanjutkan, “Seperti semangat yang dilontarkan oleh Bu Marta, yang tidak memandang waktu. Meskipun waktu sudah habis, semangatnya tidak pernah surut. Kami sangat terinspirasi oleh semangat itu!”
Senyum sumringah dan tepukan gemuruh menyambut pujian itu. Setiap mata memancarkan semangat dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Namun, sebuah ketegangan menggelayuti ruangan ketika Bapak Zakariya mengumumkan bahwa presentasi harus dihentikan karena waktu telah habis.
Namun, semangat juang Bu Marta dan rekan-rekan seangkatannya tidak padam. Mereka menghadapi tantangan ini dengan sikap yang tak kenal menyerah. Bapak Zakariya menambahkan, “Kita lanjutkan semangat ini! Kita pasti akan melanjutkan presentasi kita di hari Senin mendatang.”
Raut wajah yang tadinya terkikis kecewa kini berubah menjadi semangat yang tak terbendung. Mereka bersumpah untuk mengerahkan segala kemampuan terbaik mereka untuk menampilkan presentasi yang luar biasa di hari yang ditentukan.
Minggu berganti, Senin pun tiba. Ruangan yang sebelumnya bersemangat kini kembali diisi oleh aura kegigihan. Bu Marta dan teman-temannya siap memperlihatkan hasil jerih payah mereka. Dalam suasana yang penuh semangat, mereka meluncurkan presentasi yang menakjubkan.
Bapak Zakariya pun tersenyum puas melihat semangat yang tak pernah padam. Dia yakin bahwa semangat juang dan ketekunan mereka akan membawa keberhasilan di masa depan. Sukses mereka tidak hanya ditandai oleh presentasi, tetapi oleh semangat dan kebulatan tekad untuk terus maju menuju cita-cita mereka sebagai calon pendidik yang berdedikasi. Sunanto
