Nasib Calon Jamaah Haji Kian Terpuruk. Ongkos Naik Haji 2023 Diusulkan naik oleh Kemenag. Padahal Arab Saudi Turunkan Biaya Haji

Jakarta -Nasib Calon Jamaah Haji 2023 kian  terpuruk. Karena  pemerintah melalui Kemenag mengusulkan kenaikan biaya ibadah haji yang cukup fantastis. Karena  berbanding terbalik, Arab Saudi malah menurunkan harga  paket haji pada 2023 lebih murah dari tahun 2023.

 

Berdasarkan laporan Gulf News pada 15 Januari 2023, Al Maddah hanya mengatakan kategori domestik dibagi berdasarkan perusahaan penyedia layanan. Karena itu, program ini akan diputuskan sesuai jenis layanan yang tersedia di kamp.

Awal pekan lalu, Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyatakan jemaah domestik memiliki pilihan untuk membayar paket haji dalam tiga kali cicilan.

Sebelumnya, Saudi mewajibkan jemaah domestik untuk membayar penuh di muka bagi yang mengambil paket ini.

Untuk memesan slot, calon jemaah harus melakukan pembayaran sebesar 20 persen dari total biaya dalam waktu 72 jam sejak pendaftaran.

Angsuran kedua sebesar 40 persen yang harus dibayar pada 7 Juli mendatang, dan 40 persen sisanya harus dibayar pada 10 Oktober.

Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Eko Hartono mengatakan Saudi memang menurunkan harga paket haji untuk jemaah domestik.

“Jadi untuk jemaah domestik turun dari 5.666 riyal [sekitar Rp22 juta] menjadi 3.900 riyal [sekitar Rp15 juta] paket termurah, atau turun 30 persen,” kata Eko, kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (21/1).

Ongkos ibadah haji menjadi sorotan. Itu usai Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah naik menjadi Rp 69 juta.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dana nilai manfaat di masa depan. Sementara itu, pada 2022, biaya haji yang dibebankan kepada jemaah hanya sekitar Rp 39 juta.

Usulan pemerintah ini menuai kritik dari berbagai pihak mulai dari DPR hingga organisasi masyarakat Islam dan masyarakat muslim. Beberapa menilai jumlah itu memberatkan

Sementara Sofyan warga Surabaya menyatakan, kebijakan pemerintah lewat Kemenag itu sangat tidak masuk akal. Karena Arab Saudi menurunkan biaya haji dan lebih murah dari tahun lalu.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan,  lebih baik Turunkan saja biaya haji 2023. Karena kondisi ekonomi Indonesia belum membaik. Jika dipaksakan maka Calon Jamaah Haji baik tahun 2023 hingga selanjutnya akan tidak percaya kepada pemerintah.

“Kasihan Calon Jamaah Haji. Masih disuruh nambah uang lagi. Ingin Allah akan menghancurkan kekuasaan jika bikin susah mereka,”ujar Sofyan disambut angsuran teman temannya.

Husnu Mufid