Bencana Banjir Membuat Pilu Kita Semua.

Oleh : Moch Agus Slamet, SE, MM Wapemred menaramadinah.com.

Hujan dua hari meluluh lantakkan hewan peliaraan warga yang berdampak banjir.Hal ini di sampaikan penulis yang juga selaku wakil ketua asosiasi pengusaha Indonesia,Kabupaten Blitar di siang hari ini usai menjalankan sholat duhur berjama,ah.Kebutuhan pangan,baju beserta kelengkapan mandi dan cuci menjadi hal pokok yang harus di sediakan bagi para warga yang terdampak banjir yang menggenangi tempat tinggalnya.Faktor penyambung kehidupan dalam hal ini usaha ternak yang mati,menjadi problem tersendiri juga sebetulnya.

Di situasi ekonomi yang masih belum baik baik saja ini,semua masih banyak yang dalam tarap mengencangkan ikat pinggang.

Ketika terjadi empati terhadap kelangsungan berternaknya warga,mungkin bisa di tempuh dengan model kerja sama.Kemampuan berternak yang di miliki bagi warga yang berdampak banjir, bisa menjadi sebagai point kerjasama dengan pemberi bantuan kambing katakanlah untuk di sinergikan.

Makna sinergikan di sini ketika kambing yang di beli secara patungan dari para pelaku usaha untuk menggantikan hewan peliaraan yang mati ,ketika berkembang biak ada pembagian secara adil.

Kejadian bencana kalau kita semua bisa menyadari dan iklas menerimanya,pasti ada hikmah di balik itu semua.Bagaimana tanggapan anda.?