Inilah Dodi Kuswanto Grand Master Pijat Saraf dan Ruqyah Yang Masuk Buku Grand Master

 

Dodi Kuswanto lahir di Surabaya, 29 Mei 1980. Nama ibu : Nur Siti Chalimah (Mojokerto) alm. Nama bapak : Mulyono (Surabaya) alm. Alamat : Jl Banyu Urip Kidul GG V / No 77b ,RT 002,Rw 009, Kelurahan ; Banyu Urip, Kecamatan ; Sawahan,Surabaya ,Jawa Timur, Kode pos ; 60254 No TLP ; 081331447808. Berikut ini laporan Husnu Mufid Pemred menaramadinah.com :

Anak ke 3 dari 4 bersaudara. Kakak pertama : Yeni Krismulyanti. Kakak kedua : Yudi Kristiawan Saya sendiri ke tiga : Dodi Kuswanto. Adik ke empat : Dhayu Indriawati . Mas Dodik Surabaya punya anak satu namanya Muhammad Rizqi Aulia

“Bagi saya spiritual adalah Amanah,yang wajib di amalkan untuk sesama dan Sepiritual adalah pribadi untuk memperbaiki diri,lebih dekat dengan illahi,”ujarnya.

Pendidikan formal :

Di masa  anak anak  sekolah di SDN Kupang Krajan 1 (Surabaya) lulus 1993. SMP Bahrul Ulum Surabaya lulus th 1996. SMKN 1 Surabaya lulus th 1999. Pernah kuliah di Ubaya hanya 2 Semester Karna terbentur biaya

Pendidikan non formal ; Pencak Silat SH Teratai (atlit nasional) th 1996.Olah raga pernafasan olah Budi suci,th 1999 (menjabat dewan guru termuda). Juga Pencak Silat Teratai Putih, Gagak Seto, Merpati Putih, Macan Putih,dll/ Go Shin Jutshu Funakhoshi Karate-Do (black belt dan 1) + atlet nasional.

Dalam keseharian hidup di rumah yang sederhana beratap genting tanpa plafon, Dodik kecil sering lihat bayangan besar seperti Kingkong di atas genting, mondar mandir, seiring waktu, sering tampak rupa” seram, meski samar, sering melihat nya.

Sejak kecil kelas 3 SD, sudah  hobby belajar beladiri keras, di saat teman sebaya bermain. Sepulang sekolah saya nyari burung di tempat” rimbun/tempat kosong.Sore ngaji, malam belajar beladiri. Setiap hari begitu, sampai beberapa tirakat di jalani sedari kecil

Karena turunan dri keluarga jawara bela diri,kakek yg dulunya serdadu dan lurah di kampung, sering bantu warganya yang sakit untuk di obati cara tradisional + ilmu ngobati, saya dari guru” silat saya. Hingga keterusan. Juga sering berguru di beberapa pesantren & guru” linuwih di wilayah” terpencil

Pernah sakit parah tubuh membiru/gosong hingga di nyatakan meninggal. Sdah  tampak diri melayang melihat tubuh terbaring, lalu menuju tempat luas tak berujung, kosong terang benderang hingga sag ibu menarik ku kembali dengan menangis,orang Jawa sambil ngeraupi celana dalam.🙏

Sewaktu kecil sakit liver, setiap malam di kirimi tentara ngirimi makanan. Kalau di buntuti ibu, lagsung hilang jejak sang tentara gak ada. Sewaktu ulang tahun,ibu lupa ada 2 Cobra putih  di depan pintu, lalu ibu bilang iya ultahnya Dodik, cobra itu pergi menghilang begitu saja

Setelah mengabdikan diri sebagai atlet nasional + mengajar extrakulikuler bela diri di sekolah” + pembinaan bela diri militer, saya di tarik menjadi abdi negara, meski pernah mengikuti pendidikan militer. Nasib berkata lain, takdir tidak memihak saya untuk tetap di militer,hingga saya menjadi pekerja sosial hingga sekarang. Sering baksos pengobatan gratis dari  kota ke kota. Belajar banyak pengobatan multi terapy, pijat, totok, bekam, ruqiyah & herbal.

Beberapa prestasi yg di ingat yaitu kejuaraan nasional piala wali kota Surabaya  th 2009, juara 1 Kumite. Pekan Ilah Raga th 2001, juara 2 pada Kejuaraan Daerah. Juga Funakhoshi Se Jatim,th 2008, juara 1.

Kemudian menjabat Dewan Guru Seni Belah Diri Pernafasan Tenaga Dalam, 29 April th 2000. Juga Ketua Umum Khujang Parahyangan Jawa Timur, periode 2013 – 2017

Sejak SD sudah  terbiasa di suruh pijat tetangga & teman” dgn otodidak,pijat apa adanya & Alhamdulillah sembuh,SMK klas 1 pernah ngobatin lurah Manukan yang baru menjabat tiba” lumpuh dgn sekali Terapy langsung bisa duduk, 2 kali Terapy bisa jalan,DRI ketok tular (omong”An orang) hingga terdengar di luar Jawa, hingga pejabat di Jakarta,yang menderita jantung bocor & paru” berisi air, berhasil di sembuh kan. Singkat kata dokter spesialis di rumah sakit ternama konsultasi mau belajar ke saya tentang tehnik & metode pengobatan saya.

Kemudian mulai merambah lebih fokus ke dunia pengobatan medis & no medis setelah di bimbing Pak Lek/Pak De & saudara dari ibu. Untuk spiritual pengobatan,serta di tempa keras ilmu agama dari keluarga bapak.

Di bimbing & di arah kan oleh guru” berpengalaman,yang sudah  tersohor  seperti Mbah Abdullah /Mbah Dul (Bangil), Mas Yetno (Mojokerto), Gus Wahid (Probolinggo), Mbah Sumarno/Mbah no (seragen), Dr Prabowo Edhi Kuncoro, Abah haji Wawan ridywan Gunawan (Bandung), Gus Rahmad (Mojokerto), Nuril Amzhari dan  banyak yang tidak mau di publikasikan,mohon maaf. 🙏

Disaat ada Pandemi Covid 19 tumbuh semakin jaya dengan kegian” baksos pengobatan gratis di berbagai daerah & masjid” di daerah Jawa timur sekitar nya. Kemudian setelah Covid 19 berakhir akan lebih giat untuk melakukan bakhti sosial ditengah tengah masyarakat.  🙏