
Oleh : Yahya Aziz.
Senin 4-4-2022 pukul 07.30-10.00 wib kelas B dan kelas C pukul 10.00-12.00 wib kami memberi kuliah luring mata kuliah “Pembelajaran Al-Qur’an dan Hadits Nabi” dengan tema besar : Kejujuran Ketekunan dan Disiplin Kunci Sukses Hidup.
Yang presentasi dari kelas B adalah Nurul Alfiah, Moh. Dwi Santoso, Salsabila Laili Ramadhani, Siti Shofiyah, dan kelas C adalah : Arinda Nuzulia Rochmah, Sinta Nuria Syabalina, Dewi Afidatul Alfi, Dewi Murniati.
Dengan puasa Ramadhan ini, mereka semangat berdiskusi dengan niat “Tolabul Ilmi”.
Inilah catatan penting para penanya audiens dalam diskusi.
1. Apa dasar kejujuran dalam Al-Qur’an ?
2. Adakah hadits nabi yang memberi kedudukan orang yang disebut JUJUR DAN PENDUSTA ?
3. Adakah korelasi antara kejujuran, ketekunan dan kinerja disiplin dalam kesuksesan hidup ? Siapakah contoh di dunia ini orang yang sukses dengan jujur, tekun dan disiplin ?
4. Bagaimana cara guru sebagai pendidik melatih peserta didik untuk berlaku jujur, tekun dan disiplin.
Jawaban untuk para penanya adalah :
1. Ungkapan Al-Qur’an menggunakan kata redaksi dengan menggunakan kata a. QOULAN SADIDA :
يايهاالذين امنوا اتقواالله وقولوا قولا سديدا
Wahai Orang Orang Yang Beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah yang benar ( alahzab 33:70 )
b. Asshodiqiin :
ياايهاالذين امنوا اتقوا الله وكونوا مع الصادقين
‘Wahai orang orang yang beriman, bertaqwa lah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang orang yang jujur”
( At taubah 9 ; 119 )
2. Nabi Muhammad menyebut orang yang jujur dengan ungkapan dalam redaksi hadits SHIDDIQON, dan orang yang pendusta dengan redaksi hadits KADZDZAABAN (pendusta)
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
ان الصدق يهدى الى البر وان البر يهدي الى الجنة وان الرجل ليصدق حتى يكون صديقا وان الكذب يهدى الى الفجور وان الفجور يهدى الى النار وان الرجل ليكتب حتى يكتب عندالله كذابا
Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya kejujuran itu membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga, sesungguhnya seseorang jika senantiasa berprilaku jujur hingga ia tercatat sebagai SHIDDIQ orang yang jujur. Dan sesungguhnya bohong akan mengantarkan pada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu menggiring kepada neraka. Dan sesungguhnya jika seseorang selalu berdusta akan dicatat sebagai KADZDZAAB pendusta”
3. Ya jelas ada korelasi antara JUJUR, TEKUN dan disiplin. Itulah amalan sehari hari Nabi Muhammad Saw dalam kehidupan.
Jika Anda ingin sukses secara karier, usaha, ekonomi maka berprilaku lah seperti Nabi Muhammad Saw.
Contoh orang yang sukses dengan amalan jujur, tekun dan disiplin adalah untuk seluruh dunia adalah Nabi Muhammad, dan untuk Indonesia adalah : Presiden BJ. Habibie dan Presiden Gus Dur.
Dua presiden Indonesia ini otakna Eropa (cerdas), berhati Mekkah ( kaya spiritual) dan berkepribadian Indonesia (cinta NKRI).
4. Cara guru untuk melatih siswa peserta didik dalam kejujuran, ketekunan dan disiplin adalah diawali dengan pendidikan karakter keteladanan.
Teladan Keihklasan dari pimpinan sekolah, karyawan dan guru akan menular kepada peserta didik…
Barakallah….
“Dosen FTK UINSA Penulis buku Taubatnya Peselingkuh dan Menara Madinah Com”
