Tidak Banyak Mengeluh, Teladan Dari Rasulullah Saw.

Oleh : Yahya Aziz.


Sabtu malam minggu 6 november 2021 pukul 18.00 ( bakda Maghrib ) – 21.00, Jam’iyyah Miftahul Jannah, kelompok pengajian ibu-ibu pimpinan ustadzah Tuti Umiyati Jemur Wonosari mengadakan peringatan maulid nabi Muhammad Saw.

Acara diawali dengan pembacaan kitab DIBA’ bersama karya Syekh Abdurrahman Addibai’ Lalu Mahallum Qiyam sholawat YA NABI SALAM ALAIKA……YA RASUL SALAM ALAIKA…YA HABIB SALAM ALAIKA…. SHOLAWATULLAH ALAIKA…..

Sebagai MC ibu Luthfiyah, pembaca Al-Qur’an oleh Ibu Cici dan sambutan atas nama panitia ustadzah Tutik Umiyati dan kami sebagai penceramahnya.

Jamaah yang hadir sekitar 200 orang dan turut hadir bapak Ilyas yang menyumbang 6 sepeda federal.

Intisari ceramah maulid nabi :
1. Hukum memperingati maulid nabi adalah sunnah. Merayakan nya boleh, tidak merayakan nya juga tidak berdosa.
2. Diantara amalan amalan sunnah dalam rangka memperingati maulid nabi adalah :
a. Memperbanyak baca sholawat.
b. Memperbanyak ibadah ibadah Sunnah, selasa depan kita awali mengamalkan shalat tasbih dan dzikir bersama.
c. Memperbanyak sedekah kepada fakir miskin, duafa dan yatim-piatu. Dan masih banyak amalan amalan Sunnah nabi.

Tapi ada satu teladan dari nabi untuk ummatnya, yaitu nabi tidak pernah mengeluh. Dunia kedokteran mengakui orang yang paling sehat di seluruh dunia baik sehat jasmani maupun rohani adalah Rasulullah Saw, beliau jarang sakit.

Resep nya pasrah total segala problematika kehidupan kepada Allah SWT.
Ini mudah diucapkan tapi sulit mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mari kita belajar untuk tidak mengeluh, karena banyak mengeluh bisa jadi racun dalam tubuh manusia.

Semoga kita semua yang hadir di majlis ini selalu mendapat syafaah nabi Muhammad Saw…..
اللهم صل على سيدنا محمد
# Pengasuh Majlis Ta’lim Miftahul Jannah Surabaya#