Mbah Siti Asmah ‘Pinisepuh’ Dsn. Sumber Gayam, Ds. Kepung

Kediri-menaramadinah.com-Mbah Siti, masyarakat Dusun Sumber Gayam ‘ngaturi’ menyapanya. Beliau adalah saat ini usianya sudah lebih dari 80 tahun, namun masih sehat, pendengan, penglihatannya masih tajam dan terang.

Saat penulis menemui masih di langgar ‘Antik’, selesai sholat duhur, dzikir sampai waktu sholat Ashar, hampir seluruh waktu dalam kesehariannya di habiskan di langgar.

Mbah Siti sosok orang sepuh yang sangat menyanyi anak-anak muda bahakan penulis sering mendapat nasehat, wejangan dan doa-doa dari beliau. Beliau sangat akrap dan humoris, suaranya sangat khas.

“Mugo-mugo dibeningne atine, lahar batin, sak keluargane, mugo-mugo sukses, aman, tentrem, damai, kados ingkang Allah SWT, paringne dateng tiang ingkang sholeh-sholeh, sabar, tekun ngibadahe, adap ador, ahli shodakoh” dongane kepada penulis.

“Sampeyan nak, kuwi ora ‘kemuwong’ mugo-mugo Allah Ngijabahi kekarepan sampeyan” ungkap Mbah Siti, kepada penulis.

Mbah Siti, menjadi orang tua yang masih dengan setia menggunakan busana Jawa kuno, memakai kebaya, jarit dan kudung panjang atau lawas.

“Aku wis tuwo, tak nglakoni tuwane, ara aneh-aneh” pungkasnya.
“Mugo-mugo, langgare iso dang dadi” doa dan harapannya.

Semoga, langgar ‘Unik’ nya bisa segera terselesaikan, semoga para pembaca Menara Madinah, ada yang turut berkenan membantu pembangunannya.  Nur Habib