Kajian Hadits Nabi Tentang Kesehatan

Oleh : Yahya Aziz


Kebahagiaan hidup seseorang merupakan idaman manusia yang hidup di dunia ini. Kesenangan dan kebahagiaan itu berbeda sekali, bahagia itu pasti senang, senang belum tentu bahagia. Banyak orang senang karena banyak harta, jabatan dan kekuasaan, tapi tidak bahagia. Tapi tidak sedikit orang yang gak punya apa apa tapi selalu bersyukur, hidup nya bahagia.
Buat apa harta melimpah tapi sering sakit-sakitan, ya kesehatan itu adalah anugerah kenikmatan yang luar biasa. KESEHATAN MERUPAKAN POROS KEBAHAGIAAN, tanpa kesehatan harta melimpah, jabatan tinggi tiada artinya.
Berikut ini ada beberapa hadits nabi yang menjelaskan tentang kesehatan, baik jasmani maupun rohani.
1. Pangkal Penyakit Manusia Dari Hati.
Dalam kitab ALWAFI Syarah Kitab Arbain Anawawiyah karya Musthafa Dien Albugha Muhyiddin Mistu, Rasulullah Saw bersabda :
الا وان فى الجسد مضغة إذاصلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب (بجاري مسلم)
Artinya : “Ketahuilah di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh pun baik, dan jika ia rusak, seluruh tubuh pun rusak. Ketahuilah segumpal daging itu adalah : HATI” ( HR. Bukhari Muslim )
Baik buruknya seseorang, tergantung hati nya. Karena hati merupakan bagian terpenting dalam tubuh manusia. Secara medis kedokteran, hati juga merupakan penentu kesehatan seseorang andai hati baik, maka ia mampu mensuplai darah dengan baik ke seluruh organ tubuh manusia.
Menarik sekali ungkapan Hasan Albashri : Obatilah hatimu, karena yang dikehendaki Allah dan hambaNya adalah kebaikan hatinya..
Jika Anda suka mengeluh, mencaci, pendendam, merasa lebih baik dari pada orang lain, bisa jadi FISIK anda kelihatan sehat, tapi HATI Anda yang sakit.
Hati yang semangat menimbulkan perbuatan baik, akan merespon kesehatan FISIK, sedangkan HATI yang kotor juga merespons organ tubuh dan JASMANI menjadi sakit. Dari sinilah muncul penyakit stress, depresi, jantung koroner, stroke puncaknya mati bunuh diri.
2. Pengaruh Makanan Yang Halal Dan Haram
Kesehatan juga dipengaruhi oleh apa yang dimakan oleh manusia.
Hati menjadi hidup jika yang dimakan adalah makanan dan minuman yang berkualitas. Dalam bahasa agama HALALAN TOYYIBA.
Sebaliknya hati menjadi mati jika yang dimakan adalah makanan dan minuman yang haram.
Bisa jadi yang dimakan barang halal, tapi cara memperoleh rizki dengan korupsi, tetap menjadi barang yang haram.
Luar biasa nasehat motivasi Rasulullah Saw dalam kitab WASHIYYATUL MUSTHOFA karya Syekh Abdul Wahab Asyya’roni :
يا على : من أكل الحلال صفا دينه ورق قلبه ولم يكن لدعوته حجاب
“Wahai Ali, barang siapa yang memakan ( makanan dan minuman ) yang halal, maka agamanya akan menjadi bersih, hatinya akan lunak dan doanya tidak akan terhalang”
ومن أكل الحرام مات قلبه
“Dan barang siapa yang memakan dan minuman yang haram, makanya hatinya menjadi mati.
Dan diantara tanda-tanda hati yang mati adalah : 1, tidak merasa dosa apabila hobi berbuat dosa, 2. Emosional, 3, Malas untuk beribadah, 4, Iri hati, tidak menerima kejayaan orang lain, 5. Pendendam, sulit memaafkan kesalahan orang lain, 6, Suka mencaci, bikin hoax dan adu domba.
3. Banyak Tersenyum
Rasulullah Saw bersabda :
عن عبدالله بن الحارث بن جزء قال ما رأيت أحدا أكثر تبسما من رسول الله صلى الله عليه وسلم (الترمذى)
“Dari Abdullah bin Harits berkata : “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih banyak tersenyum dari pada Rasulullah Saw” ( HR.Tirmidzi )
Ketika ditanya para sahabat sahabat nya : ya Rasulullah Saw ketika hidup di dunia ini mana yang kau pilih banyak tersenyum atau banyak harta ?…. Rasulullah menjawab : aku pilih banyak tersenyum.
Ya beliau adalah sosok yang ramah dan murah senyum setiap bertemu dengan ummat nya, baik ummat yang menyayangi nya, maupun yang pernah menyakiti nya.
Tersenyum bahagia pada orang yang pernah berbuat baik kepada kita itu biasa. Dan tersenyum bahagia kepada orang yang pernah menyakiti hati kita, itu baru LUAR BIASA.
Keteguhan hati dan ketenangan Rasulullah Saw selalu tersenyum merupakan samudra tanpa tepi.
Banyak faidah apabila kita banyak tersenyum bahagia seperti Rasulullah Saw :
a).Secara tidak langsung tersenyum menambah pahala, karena membahagiakan orang lain yang menatap wajah kita.
b).Tersenyum bahagia juga melakukan olah raga wajah. Bisa jadi Anda masih muda, tapi wajah kelihatan tua, rambut sudah memutih mungkin disebabkan banyak CEMBERUT nya dari pada tersenyum.
c).Dalam dunia medis, banyak tersenyum membuat otot otot bergerak secara teratur dan memperlancar peredaran darah.
d).Tersenyum bahagia memiliki dua kegunaan sekaligus : menyenangkan orang dan mengolahragakan wajah.
Wa ala kulli haall, meneladani 3 prilaku Rasulullah Saw ini : 1), menjaga pikiran hati, 2) Selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal, 3) serta banyak tersenyum bahagia seperti Rasulullah Saw, Anda akan selalu sehat jasmani maupun rohani dan panjang umur serta wajah Anda terlihat lebih muda dari pada usia sesungguhnya….
( Dialog Bersama dengan dokter dokter spesialis paru RS dr. Soetomo: Kajian rutin Hadits Hadits Kesehatan )
Y A : Penulis menara Madinah com & buku Ranah Kehidupan Dalam Al-Qur’an dan hadits nabi