Walimatul Ursy di Bumi Madura

Oleh : yahya aziz
Dulu waktu masih mahasiswa era 1993-1997 di fak. Tarbiyah IAIN sunan ampel, kami nyantri ke KH.Dr. Mujahid Anshori, Msi. Kami sering diajak beliau tour dakwah keliling bumi Madura mulai Bangkalan, Sampang , Pamekasan dan Sumenep.
Memang untuk ceramah di bumi Madura, minimal sang Muballigh harus fasih komunikasi bhs Maduranya. Alhamdulillah kami paham sedikit sedikit bhs Madura, tapi sampai sekarang sulit utk berani bicara bhs Madura.
Ada hamba Allah pendengar setia elvictor dan SAS fm masjid alakbar dua bulan yang lalu datang ke rumah untuk mengundang kami acara manten di desa Pernajuh kec. Socah Bangkalan.
Awalnya kami menolaknya, karena kami orang Jawa asli, tidak bisa fasih berbahasa Madura.
Pada akhirnya kami terima, untuk pengalaman baru. Di luar dugaan sang pengundang bilang, Madura sekarang beda pak, baik di kota maupun pelosok desa orang Madura paham kok Bahasa Indonesia. Jadi bpk nanti ceramah pakai bhs Indonesia saja disisipi humor biar gak ngantuk.
Sungguh Bhs Indonesia menyatukan antar suku bangsa. Hidup N K R I.
Jam berapa saya naik panggungnya ? Jam 22.00 pak. Wow malam sekali, kata hati kami. Ini sudah tradisi disini, walimatul ursy sekaligus tabligh akbar pengajian umum.
Habis isya berangkat, macet total, sampai di jembatan Suramadu Bangkalan di pom bensin bertemu keluarga pengundang sebagai penunjuk jalan.
Dari jembatan Suramadu ke lokasi sekitar 1,5 jam. Jalan sepi, terjal, seandainya tidak ada penunjuk jalan mungkin sopir kami kesasar.
Sampai di tempat kami disambut tokoh masyarakat desa pernajuh KH. Wahid anwar dan tuan rumah bpk muhammad Ali. Makan bersama sama di musholla keluarga.
Alhamdulillah acara dimulai jam 21.30, dan MC nya mulai awal sampai akhir pakai bhs Indonesia tidak ada bhs Maduranya sama sekali. Pokok pokok materi yang kami sampaikan, ada 3 resep mengapa rumah tangga Rasulullah sakinah selalu. 1. Rasulullah tidak pernah meninggalkan qiyamul lail. 2. Rasulullah tidak pernah meninggalkan shalat subuh berjamaah dan 3. Rasulullah tidak mudah untuk emosi dalam berumah tangga.
Semoga pernikahan mbak khomsiyatun dan Mas Slamet Riyadi menjadi keluarga yang sakinah mawaddah wa rohmah. Barokah Salamah dan mardhiyah.
Alhamdulillah dapat pengalaman baru berdakwah di bumi Madura.
18/8/2019, 21.00-01.00 wib desa Pernajuh Kec Socah Bangkalan Madura
Y A : Dosen Uinsa dan Penulis buku TAUBATNYA PESELINGKUH