Memasuki Masjidil Haram

 

Makkah-menaramadinah.com-Berangkat ber 12 (6 ibu dan 6 bapak ) ke Masjidil Harom berniat sholat jamaah Maghrib dan Isya’ . Perjalanan dengan bis sholawat no 3 lancar jaya . Berikut ini pengalaman Hamifah di Masjidil Haram :

Sesampai di masjid kami harus terpisah krn bapakk tidak berkain ihrom jadi dilarang ke arah Ka’bah ,karena jamaah umroh wajib mulai padat.

Ternyata masing rombongan pingin mengexplore suasana masjid. Ibuu pingin mendekat ke arah ka’bah dan berhasil ,bapakk pingin ke arah rooftop juga berhasil.

Usai sholat maghrib HP mulai sibuk shareloc. masingg berjalan dalam bingung. Banyak pintu yang semula dibuka kok dipagar , dan dijaga

Mencari pintu pengganti dg ikut arus jamaah yg mulai berjubel tdk mudah juga. Mulai tersadar setelah kaki mulai lelah dan pemandangan mulai tampak beda dg saat kami datang tadi.

Tanya askar  beberapa tak paham bhs ing. kerumunan orang yang ada kok bukan orang indonesia …….duh !

Jarum jam sdh menunjukkan angka 22 52 tp blm tampak juga petugas TPHI . Menghub bapakk juga tdk mudah, karena maraka juga kesulitan mencari lokasi kami di kerumunan lautan jamaah yang lalu lalang.
Sambil.menahan lapar denga bisikan istighfar …..itu saja yang bisa kami lakukan.

Alhamd ada mbak petugas lewat …dan siap mengantar kami kembali ke tempat bapakk menunggu. Para bapak juga tampak lelah.
Ternyata. mengexplore Masjidil Harom yang sedemikian besar dan megah …….tidak cukup hanya dengan shareloc untuk kembali ke titik kumpul awal.

Kami butuh sekian jam menikmatinya . Start dr jam 16.30 an dari hotel…. sampai hotel lagi sktr jam 24.30 …..Subhanallah……. Ngaso dulu yah…..😀@ Gus Pur