Laga di Kandang! Madura United Bantai Bali United 2-0.Tuan Rumah Makin Aman dari Zona Merah.

BANGKALAN – Madura United FC sukses mengamankan tiga poin berharga dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026. Menjamu Bali United FC di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026), tim tuan rumah tampil dominan dan menang meyakinkan dengan skor 2-0.

Dua kemenangan ini dihadirkan oleh duet maut asing, Iran Junior dan Junior Brandao. Hasil ini membawa Laskar Sape Kerrab melompat ke peringkat 14 klasemen dengan perolehan 32 poin, sekaligus menjauhkan diri dari ancaman degradasi.

Sejak peluit awal berbunyi, Madura United langsung turun dengan mentalitas pemenang. Mereka menerapkan permainan menyerang dengan operan-operan pendek yang rapi dan cepat, sehingga mampu mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama.

Tekanan itu langsung membuahkan hasil di menit ke-6. Bermula dari kerjasama apik Junior Brandao dengan Fransiskus Alesandro di depan kotak penalti, bola berhasil dipecahkan dan dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Iran Junior. Dengan sontekan yang cerdas, pemain bernomor punggung 10 ini berhasil mengirim bola ke jaring gawang, mengubah skor menjadi 1-0.

Tertinggal lebih awal, Bali United berusaha bangkit dan menguasai lini tengah. Namun, pertahanan Madura United yang dikawal solid membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Di akhir babak pertama, Madura sempat mencetak gol kedua melalui skema bola mati, namun sayangnya dibatalkan wasit karena kondisi offside. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Madura United terus menekan untuk memastikan kemenangan.

Peluang emas didapatkan di menit 56 saat wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran pemain Bali United. Sayangnya, eksekusi pertama Junior Brandao masih bisa ditepis dengan bagus oleh kiper Hauptmeijer.

Namun, nasib baik kembali berpihak pada tuan rumah. Pada menit ke-75, Bali United kembali melakukan kesalahan fatal saat Irfan Jaya melakukan handsball di kotak terlarang. Kesempatan kedua datang, dan kali ini Junior Brandao tidak menyia-nyiakannya. Dengan eksekusi yang sangat tenang dan tepat ke sudut gawang, bola masuk dengan sempurna. Skor berubah menjadi 2-0 dan menjadi angka tetap hingga laga usai.

-Dominasi Penguasaan Bola: Kunci kemenangan Madura United terletak pada penguasaan bola yang sangat baik. Permainan pendek yang diterapkan membuat Bali United kesulitan merebut bola kembali.

-Efektivitas Serangan: Meskipun sempat gagal penalti pertama, tim tidak kehilangan fokus. Kesabaran menunggu kesalahan lawan membuahkan hasil di menit-menit krusial.
-Pertahanan Kokoh: Belakang Madura United tampil sangat disiplin, membuat lini serang Bali United nyaris tak berkutik dan gagal mencetak gol balasan.

Pelatih caretaker, Rakhmad Basuki, pun membenarkan hal ini. “Kemenangan kali ini karena para pemain bisa bermain fokus dan mampu mengendalikan keadaan, sehingga setiap peluang yang tercipta bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya usai laga.

Kemenangan ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, fokus, dan kerjasama tim yang solid, segala rintangan bisa dilalui. Dengan 32 poin di tangan dan unggul 5 angka dari zona degradasi, posisi Madura United kini jauh lebih aman.

Susunan Pemain:

Madura United:
Diky Indriyana, Gio Numberi, Ahmad Rusadi, Pedro Monteiro, Roger Bonet (Ruxi), Jordy Wehrmann, Kerim Palic, Iran Junior, Taufany Muslihuddin, Fransiskus Alesandro, Junior Brandao.
Pelatih: Rakhmat Basuki

Bali United:
Mike Hauptmeijer, Kadek Arel, Bagas Adi Nugroho, Joao Vitor Ferrari, Tim Receveur, Kadek Agung, Teppei Yachida, Thijmen Goppel, Rahmat Arjuna, Irfan Jaya, Boris Kopitovic.
Pelatih: Johnny Jansen *Imam Kusnin Ahmad*