H. Khoirul Umam “BANSER WARO’ dari Kecamatan Kandangan”

Kediri-MenaraMadinah. Com Sabtu Pon, 11 April 2026 Alhamdulillah, bisa silaturrahim kepada teman dan sahabat lama H. Khoirul Umam, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Kebahagiaan dan kecerahan menyelimuti hati kami, pelukan hangat sebagai ungkapan kerinduan sebagai seorang sahabat yang lama tidak berjumpa. Sisa-sisa semangat muda dahulu waktu sebagai Pimpinan PC. GP. Ansor Kabupaten Kediri diera 90-an, masih terasa sekali, saat itu obrolan nostalgia seperti tak Ada habis nya.

H. Umam, sapaan akrapnya adalah pernah menjabat sebagai Ketua PAC. GP. Ansor Kecamatan Kandangan dan sekali Gus PC. GP. Ansor Kabupaten Kediri pereode 1996-2000, H. Chorus Umam, sebagai anggota Departmen: Pengembangan Sumber Daya Manusia, bersama dengan Shbt. Drs. Gator Santoso(Ketua), Shbt. Drs. Jufri(anggota), dan Shbt. Gus M. Balls Firzoun Barman(anggota). Pada masa itu kepemimpinan PC. GP. Ansor Kabupaten Kediri sangat kompak dan split, kepengurusan merupakan perpaduan para Gus/gawagis dan beberapa sarjana serta para Pimpinan dan aktivis di Anak Cabang, inilah pengurus hariannya:
Ketua: Shbt. H. Abu Muslich,BA, Wakil Ketua: Shbt. Miftahul Ulum, SH, Shbt. Drs. Masykur Lukman, Shbt. Gus Januhar Nehru Zamrodji dan Shbt. Chumaidi, SE.
Sekretaris: Shbt. MK. Nur Habib, Wakil Sekretaris: Shbt. Drs. Khozin, SM dan Shbt. Drs. Abdul Kholiq
Bendahara: Shbt. Imam Kusnin Ahmad, wakil Bendahara: Shbt. Mahdiyin dan Shbt. Sholihin, SH.
Komandan Banser (Satkorcab) adalah: Shbt. Imam Kusnin Ahmad.
Hal yang menjadi penopang utamanya adalah kedekatnya pengurus PC. dengan para kiyai dan masayih pondok pesantren di Kabupaten Kediri dan bahkan sampai ke Anak Cabang, dan tak kalah pentingnya dukungan langsung dari Gus Jauhar Nehru atau lebih di kenal dengan sapaan Gus Maho, beliau siap setiap saat terjun langsung di acara-acara Ansor, menjadi rujukan kalau ada berbagai masalah yang sulit, selain ada peranan yang tidak Kevin dari Gus Abidurrahman dari Pondok Pesantren Jampes dan Gus Firzoun dari Pondok Pesantren Ploso, kehadiran dan peranan para Gus-Gus tersebut bisa menjadi kekuatan bear bagi PC. GP. Ansor Kabupaten Kediri waktu itu, hubungan yang penuh keakrapan dan persaudaraan yang what dan hangat yang Melissa kepada keluarga nya, jadi kami pengurus juga dekat dengan istri dan anak-anak nya, contohnya sebagai sekretaris aku juga dekat dengan istri Mas Abu, ya itu Mbak Har, Mbak Liiik (istri Mas Mif), Ning Nurul (istri Gus Maho), Mbakn Sidah (istri Cak Kolik) dan lainnya.

Tanpa terasa beduk duhur dan azan telah berkumandang, H. Umam dengan jas hijau kebesaran Ansor, keluar dari kamar sambil bercerita bahwa pas suatu saat sowan ber sama-sama pengurus ke Simbah Kiyai Sofia Pondok Pesantren Kapurejo, Pagu, beliau masuk kamar dan saat keluar memakai jas hijau Ansor, sambil menujukkan jas yang dikenakan ‘dawuh’: “Aku yo Ansor”. Pak H. Umam, menirukan gaya Mbah Dik, akhir nya kami tertawa dengan penuh kenangan yang indah, H. Umam, memang sudah tidak muda lagi, tetapi semangat untuk mengabdi di masyarakat masih members, khususnya dibidang pendidikan walaupun intensits dan aktivitas sudah tidak seperti dulu lagi: “Sekarang aku lebih berperan sebagai motivator” kata nya dengan senyum dan tawa bahagia.

Pandangan H. Umam tentang Banser Waro’ Kabupaten Kediri yang akan menggelar acara: HALAL-BIHALAL bulan ini tepatnya Hari : Minggu Lego, tgl 19 April 2026 menyambut dengan sangat positip.
Istilah ‘Banser Waro” adalah sebatas sebutan sebagai penanda saja untuk wahana silaturrahim dan bet nostalgia saja bahwa kita dulu pernah bertemu dan berkumpul dalam arena PC. GP. Ansor Kabupaten Kediri.