KA. Agustinus ( Gus Tri) – Tokoh Penghayat dan Spiritual Budaya Nusantara dalam sikapi Lebaran Ketupat.

By KA Agustinus (Gus Tri )

Para Nenek Moyang dan leluhur Jawa telah meninggalkan banyak tradisi dan budaya nusantara.

Tiada terasa segenap umat Islam di belahan bumi nuswantoro ini telah melewati dan merayakan hari raya Idul Fitri dengan penuh sukacita. Lantuman takbir dan tahmid telah menggema dimana mana. Dan tiada terasa pula perayaan Idul Fitri telah memasuki hari kelima, dan menurut tradisi leluhur Jawa seminggu setelah Idul Fitri masyarakat muslim telah merayakan Hari Raya Ketupat.
Lebaran Ketupat
( kupatan)adalah bukan tradisi masyarakat muslim Jawa saja, namun masyarakat lombok pun memiliki tradisi yg sama.
Dirayakan seminggu setelah Idul Fitri (8Syawal) sebagai simbol pengakuan kesalahan ( ngaku lepat), kesucian hati, dan berakhirnya puasa sunnah syawal. Tradisi ini menurut KA. Agustinus( GusTri) memperkuat kebersamaan, rasa syukur serta simbol permohonan maaf dan perkat penolak.
Makna Filosofi leluhur Lebaran Ketupat menurut GusTri:
#Ngaku lepat( mengakui kesalahan). Kupat berasal dari bahasa Jawa ngaku lepat, yg berarti mengakui kesalahan. ( Esensi Idul Fitri u. Saling memaafkan)
#Janur Kuning( Jatining Nur).
Anyaman janur melambangkan jatining Nur(hati nurani), melambangkan kesucian hati setelah Lebaran.
#Anyaman Rumit
Kerumitan anyaman mencerminkan kompleksitas kesalahan dan dosa manusia.
#Nasi Putih
Beras didalamnya melambangkan kesucian &kemakmuran.
#Kiblat Papat lima Pancer
Bentuk segi empat mencermin kan arah mata angin dan pusat keyakinan kepada Sang Hyang Wenang / Allah.
#Bahu Papat
Melambangkan 4 tindakan;Lebaran(selesai), Leburan(lebur dosa) laburan(suci) dan Luberan(berbagi).

Contoh Tradisi yg telah turun temurun:
-Sajian Utama.
Ketupat dihidangkan dgn opor ayam sambal goreng dan dimakan bersama keluarga dan seisi rumah.
-Sedekah/Berbagi
Antar ketupat ke tetangga.
-Tradisi Syukuran
Ketupat digantung di depan rumah/pojok pintu jendela rumah diimani sebagai penolak bala.
-Sungkeman
Dilakukan setelah sholat/ kunjungan untk bermaaf maafan.
*Kupatan
*Bakda Kupat
*Lebaran Syawal( biasanya jatuh pd 8 Syawal)
Adapun Lebaran Ketupat yg telah diimani dan diyakini seluruh masyarakat adalah merupakan penyempurna puasa Ramadhan dan puasa Syawal, dirayakan dg suasana kehangatan, keakraban dan kebersamaan imbuhnya.