Riyanto: Pahlawan Kemanusiaan yang Tak Pernah Dilupakan. .

MOJOKERTO–Menjelang Idul Fitri 1447 H, hati-hati bersatu dalam ingatan.PW GP Ansor dan GAMKI Jawa Timur berkunjung ke Mojokerto.
Tujuannya, silaturahmi ke keluarga almarhum Riyanto.Hari itu, Senin 16 Maret 2026.Suasana penuh hangat dan haru.

Rombongan dipimpin Musaffa Safril dan Arnold L. Panjaitan.Mereka hadir di kediaman orang tua Riyanto yang sudah lansia.Di Jl. Riyanto Gang Baru, Kota Mojokerto.Bantuan diserahkan sebagai tanda peduli dan hormat.

Riyanto adalah anggota Banser NU yang gugur 25 tahun lalu.Tepatnya malam 24 Desember 2000.Saat itu, bom meledak di Gereja Eben Haezer Mojokerto.Riyanto berusaha amankan dan selamatkan jemaat.
Ia mengorbankan nyawa demi orang lain.
Pengorbanan itu kini terus dikenang.

Musaffa Safril sampaikan pesan mendalam.Kunjungan ini ikhtiar jaga ingatan kolektif bangsa.Ingat nilai kemanusiaan, keberanian, dan toleransi.
“Almarhum Riyanto simbol keberanian dan pengorbanan.
Ia bukan cuma jaga gereja.Ia jaga kemanusiaan.Ia jaga persaudaraan antarumat beragama.Ia jaga Indonesia.
Spirit ini harus terus kita rawat,” ujarnya.

Menjelang hari raya, berbagi dengan keluarga Riyanto punya makna khusus.
Ini bentuk penghormatan moral.Kepada orang tua yang melahirkan sosok teladan.

“Kami pastikan keluarga beliau tak merasa sendiri.
Ansor, Banser, dan masyarakat pencinta kemanusiaan selalu ingat jasanya,” tambah Musaffa.

Arnold L. Panjaitan juga berbicara.Pengorbanan Riyanto simbolpersaudaraan lintas iman.Ini fondasi penting berbangsa di Indonesia.

“Riyanto pahlawan kemanusiaan.
Iman tak menghalangi lindungi sesama.
Justru dari iman lahir keberanian jaga kehidupan bersama,” katanya.

Kolaborasi Ansor dan GAMKI kirim pesan kuat.Generasi muda lintas agama punya komitmen sama.Komitmen rawat toleransi, persaudaraan, dan kedamaian.Indonesia kuat karena keragaman yang disatukan.

Kunjungan ini juga dampingi oleh PC Ansor Kota Mojokerto.Ketua PC Ansor, dr. Rambo Garudo, sampaikan kabar baik.
Keluarga almarhum kini dapat perhatian layanan kesehatan.Orang tua dan keluarga dapat jaminan di RS Kamar Medika Mojokerto.
Kebutuhan periksa dan rawat terpantau baik.
“Alhamdulillah kami bantu akses layanan kesehatan.Agar orang tua beliau dapat perawatan layak di usia senja,” jelasnya.

Perhatian ini bukti nyata kepedulian.Bukan cuma kata-kata, tapi tindakan nyata.Keluarga pahlawan tak dibiarkan kesulitan.Mereka tetap didukung dan dihormati.

Pengorbanan Riyanto 25 tahun lalu masih hidup.Semangat keberaniannya tak pudar.Nilai kemanusiaan dan toleransinya terus bersinar.
Ia jadi inspirasi generasi muda Indonesia.
Inspirasi jaga harmoni antarumat beragama.
Indonesia butuh banyak sosok seperti Riyanto.
Sosok yang mengutamakan sesama di atas diri sendiri.

***
Kunjungan ini pengingat yang indah.Pahlawan kemanusiaan tak pernah hilang dari ingatan.Riyanto telah menorehkan jejak emas di hati bangsa.

Kepada generasi muda, mari teladani semangatnya.Jaga toleransi, rawat persaudaraan, dan berani berbuat baik.Bagi keluarga Riyanto, ketahuilah kalian tak sendiri.Doa dan dukungan selalu menyertai.

Semoga semangat Riyantoterus mengalir.
Menerangi jalan kita menuju Indonesia yang lebih damai dan bersaudara.*Imam Kusnin Ahmad*