
Pandeglang – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panjangjaya, yang dikelola oleh Yayasan Tunas Harapan Berkarya, telah beroperasi selama 4 bulan dan telah melayani sekitar 3.200 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan dan 3B (Bumil, Busui, Balita) di wilayah Kecamatan Mandalawangi.
Ketua Yayasan, Hendi Mandala, bersama istrinya, menyatakan bahwa dapur SPPG Panjangjaya merupakan bagian dari upaya perjuangan untuk mendukung Program Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam pelaksanaan program Makan Bergizi. “Alhamdulillah, program Makan Bergizi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan 3B,” kata Hendi Mandala.
Dapur SPPG Panjangjaya telah memenuhi persyaratan yang berlaku, termasuk izin dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), IKL, sertifikasi Halal, dan HACCP. Pengelola juga menaruh perhatian besar pada aspek kebersihan dan keamanan pangan guna mencegah terjadinya kejadian luar biasa (KLB).
“Masyarakat lokal sangat mendukung kegiatan MBG ini, bahkan mereka juga terlibat langsung dalam operasional dapur SPPG Panjangjaya,” kata Hendi Mandala dengan bangga. “Kami memiliki 47 relawan warga lokal yang bekerja sama dengan kami untuk memastikan bahwa program MBG ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”
Hendi Mandala dan istrinya berharap bahwa program MBG ini dapat berjalan lancar dan anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang dan layak. “Kami mendirikan dapur SPPG ini tidak semata mata berorientasi bisnis, tetapi kami berjuang untuk mendukung program mulia dari presiden kita Pak Prabowo Subianto, untuk menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, Hendi Mandala dan timnya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. “Kami yakin, dengan kerja sama ini, kita akan mencapai Indonesia Emas 2045 dengan generasi yang sehat dan cerdas.”
Diar Mandala
