REMBANG –Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kesiapan pasukan dan fasilitas di Markas Yonif Tempur Penyerang (TP) 888 Satria Sejati (SS) di Rembang, Jawa Tengah, pada Selasa (17/2). Dalam kesempatan tersebut, Menhan menegaskan bahwa peran serta kehadiran para prajurit tidak hanya sebatas siap tempur, namun juga harus dapat dirasakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Didampingi Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepala Biro Logistik dan Bahan Bakar (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan nasional harus dimulai dari dasar yang kokoh. “Pembangunan kekuatan pertahanan nasional harus dimulai dari satuan-satuan yang disiplin, siap tempur, hingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (18/2).
Selain itu, Yonif TP 888 Satria Sejati diharapkan dapat berkembang menjadi kekuatan teritorial yang profesional, solid, dan semakin dicintai rakyat. Keberadaan satuan tempur ini dinilai sebagai simbol nyata kehadiran negara di wilayah tersebut, yang berperan penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat, menumbuhkan harapan akan kemajuan, serta memperkuat eksistensi dan masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Selama kunjungan, Menhan tidak hanya memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh prajurit Yon TP 888 SS, namun juga secara langsung memeriksa berbagai aspek kesiapan personel.
Beberapa poin yang diperiksa meliputi kelengkapan dan kondisi fasilitas latihan untuk meningkatkan kemampuan tempur, kebersihan serta kelayakan fasilitas dapur yang menjadi tulang punggung kesehatan prajurit, kondisi kendaraan dinas yang digunakan untuk operasional harian, hingga ketersediaan dan pengelolaan logistik yang mendukung aktivitas satuan secara keseluruhan.
*Motivasi*
Kesiapan pasukan yang solid dan profesional bukan hanya tanggung jawab institusi militer semata, melainkan bagian dari upaya bersama untuk membangun negeri yang lebih baik. Semoga para prajurit Yonif TP 888 Satria Sejati dapat terus mengembangkan kapasitas diri, menjaga disiplin tinggi, dan menjadi ujung tombak dalam melindungi rakyat serta berkontribusi aktif pada pembangunan daerah. Dengan demikian, kehadiran negara akan benar-benar terasa sebagai pelindung dan pembimbing bagi seluruh lapisan masyarakat dalam mencapai cita-cita bersama NKRI yang makmur dan kuat.*Imam Kusnin Ahmad*
