
Oleh : Imam Kusnin Ahmad SH. Wartawan dan Aktif di PW ISNU Jawa Timur.
DI TENGAH DOMINASI pemain asing dalam klasemen top skor Proliga 2026 putri, sosok Megawati Hangestri Pertiwi muncul sebagai satu-satunya atlet lokal yang menembus 10 besar.
Dengan 56 poin, pevoli berjuluk Megatron tidak hanya menjadi andalan utama Jakarta Pertamina Enduro (JPE), melainkan juga bukti nyata bahwa talenta voli Indonesia mampu bersaing setara dengan pemain kelas dunia. Bertekad membawa JPE meraih gelar juara musim ini, ia terus menunjukkan keunggulan yang telah membuatnya dikenal luas di kancah nasional maupun internasional.
*Profil Dasar: Dari Jember Hingga Pentas Dunia*
Megawati Hangestri Pertiwi lahir di Jember, Jawa Timur, pada 20 September 1999. Dengan tinggi badan 185 cm dan posisi sebagai opposite spiker, ia memulai perjalanan karier voli pada usia 14 tahun di klub Surabaya Bank Jatim tahun 2015.
Pendidikan Sarjana Manajemen dari Universitas Kahuripan Kediri tidak menghalanginya untuk fokus mengasah kemampuan olahraga, bahkan menjadi modal tambahan dalam mengelola karier profesionalnya. Sejak awal, bakat alaminya dalam membaca permainan dan kekuatan serangan telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi salah satu pevoli terbaik Indonesia sepanjang masa.
*Keunggulan Nasional: Pembangun Kemarinan Timnas Dan Andalan Proliga*
Sebagai andalan Timnas Voli Putri Indonesia sejak 2017, Megawati telah membawa kontribusi signifikan bagi perkembangan voli putri tanah air. Debutnya di Pesta Olahraga Asia 2017 dan partisipasi di SEA Games 2017 Malaysia pada usia belia menjadi tonggak awal perjalanan gemilangnya dengan tim nasional.
Pada SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, ia kembali dipercaya sebagai motor utama tim, menjadi panutan bagi pemain muda dengan kemampuan memimpin permainan dan mentalitas juara yang kuat.
Di ajang domestik Proliga musim 2025-2026, prestasinya semakin mencolok. Menempati peringkat ke-7 klasemen top skor putri dengan 56 poin, ia menjadi satu-satunya atlet lokal di antara 10 besar yang didominasi pemain asing.
Megawati bahkan melampaui dua rekan setim asing JPE, Yana Shcherban (51 poin) dan Wilma Salas (42 poin), menjadikannya pemain paling produktif di klubnya. Kondisi ini sangat kontras dengan kategori putra yang didominasi pemain lokal, namun keberadaan Megawati menjadi bukti bahwa kualitas atlet lokal mampu bersaing dengan standar internasional.
Sebelumnya pada Proliga 2023, ia juga pernah menjadi satu-satunya pemain lokal di klasemen top skor 10 besar, menunjukkan konsistensi performa yang luar biasa selama bertahun-tahun.
*Kelebihan Internasional: Meraih Penghargaan Dunia Dan Bersinar Di Liga Luar Negeri*
Kualitas Megawati tidak hanya diakui di dalam negeri, melainkan juga di kancah global. Ia telah merambah beberapa liga top dunia, termasuk bermain untuk Klub Thailand Supreme Chonburi-E.Tech (2020-2021), Vietnam Ha Phu Thanh Hoa (2022), dan Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan (2023-2024).
Pada debutnya di Liga Korea Selatan, ia langsung dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) setelah membawa tim menang 3-0 atas IBK Altos dengan mencetak 21 poin, membuktikan bahwa ia mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi maksimal di level kompetisi tinggi.
Pada tahun 2025, pencapaiannya semakin mengesankan ketika dinobatkan sebagai Pemain Voli Putri Terbaik Dunia versi Volley Box dengan perolehan 80,00 poin, mengungguli pesaing terdekatnya Paula Salinas dari Chili yang hanya memperoleh 67,50 poin.
Penghargaan ini didasarkan pada tiga kriteria utama: pencapaian individu, performa dengan tim klub maupun nasional, serta kontribusi aktif dalam berbagai turnamen sepanjang tahun.
Selain itu, pada musim ini ia juga memperkuat klub Turki Manisa BBSK, terus menunjukkan eksistensi nama Indonesia di kancah voli dunia.
Kelebihan utamanya yang membuatnya bersinar di tingkat internasional antara lain kekuatan serangan yang sulit dihentikan, akurasi servis yang tinggi, kemampuan membaca gerakan lawan dengan cermat, serta mentalitas yang tangguh dalam menghadapi tekanan pertandingan penting.
*Menjadi Inspirasi Bagi Atlet Muda*
Di balik kesuksesannya, Megawati terus berinovasi dengan mengembangkan kemampuan baru, seperti meningkatkan variasi serangan dan kemampuan bertahan yang sebelumnya belum menjadi keunggulan utamanya.
Ia juga aktif berbagi pengalaman dengan pemain muda melalui berbagai klinik voli, mengedukasi bahwa kesuksesan tidak hanya datang dari bakat alami namun juga kerja keras yang konsisten dan dedikasi yang tinggi.
“Kita tidak boleh pernah puas dengan pencapaian yang telah diraih. Setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dan membawa nama Indonesia lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui di Enduro Fastron Lounge Jakarta.
Tekadnya untuk membawa JPE menjuarai Proliga 2026 bukan hanya tentang prestasi pribadi, melainkan juga untuk mengangkat martabat voli putri Indonesia dan menginspirasi generasi mendatang agar berani bermimpi besar dan bersaing di kancah global.
Melalui perjalanan kariernya yang penuh perjuangan dan prestasi, Megawati Hangestri Pertiwi telah membuktikan bahwa atlet Indonesia memiliki potensi tak terbatas untuk menjadi yang terbaik di dunia – sebuah motivasi yang patut dijadikan teladan bagi semua orang yang berkomitmen mengejar impian.****
