
Prof Mahmud Mustain,
Guru Besar Teknik Kelautan ITS
Betapa kita harus menghormati tetangga kita. Berkarakter atau bersikap yang baik terhadap tetangga kita apapun agamanya. Hal ini sangat wajar sebab tetangga adalah lingkaran terdalam setelah keluarga kita dalam hidup keseharian. InsyaAllah keharmonisan dan kenyamanan hidup dalam berumah tangga akan terasa nikmat apabila kita dalam bertetangga bisa saling menghormati hak dan kewajiban. Kewajiban kita merupakan hak tetangga, dan sebaliknya kewajiban tetangga adalah hak kita.
Berikut hadits riwayat Bukhari tentang hak tetangga:
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَبُو الْحَسَنِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ
Artinya: “Abu Hurairah RA berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Jibril senantiasa menasihatiku tentang tetangga hingga aku berpikir bahwa tetangga akan menjadi ahli waris.'”
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya hak tetangga dalam Islam. Nabi Muhammad SAW sangat menekankan pentingnya berbuat baik kepada tetangga, lantaran Jibril AS senantiasa menasihatinya tentang hal ini (Modified MetacAI, 2026).
Begitu besar perhatian Jibril AS terhapap pentingnya membangun keharmonisan hidup bertetangga. Komponen bangunan persatuan di luar rumah adalah tetangga. Rumah dan tetangga adalah komponen persatuan dalam komunitas kampung. Komponen persatuan dibesarkan di luar kampung adalah: kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, propinsi, negara, dan dunia atau global.
Alhasil, hidup saling berbuat baik dalam bertetangga adalah struktur dasar setelah keluarga dalam membangun perdamaian dunia. Apabila kita berpikir begini sungguh sangat mulia berbuat baik tetangga kita. Semoga kita bisa melakukan dengan baik aamiin.
Semoga pinaringan manfaat barokah selamat aamiin.
Surabaya,
16 Rojab 1447
atau
06 Januari 2026
m.mustain
