
Surabaya —menaramadinah.com- Program Studi Sarjana Terapan (D4) Tata Boga, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menuntaskan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SD Labschool Unesa 1 Surabaya bertajuk “Edukasi dan Pemberian Pelatihan Jajanan Sehat pada Siswa Sekolah Dasar Labschool Unesa 1 Surabaya.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 17 Oktober di lingkungan SD Labschool Unesa 1 Surabaya.

Program tersebut berangkat dari pentingnya konsumsi jajanan sehat bagi anak usia sekolah untuk mendukung kebutuhan gizi harian, kesehatan fisik, serta konsentrasi dan performa belajar. Di sisi lain, siswa masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memilih serta mengolah jajanan yang aman dan bergizi.

SD Labschool Unesa 1 dinilai memiliki potensi besar menjadi percontohan dalam peningkatan kesadaran jajanan sehat. Namun, edukasi terkait pengolahan jajanan sehat selama ini masih terbatas, baik dari sisi teori maupun praktik. Padahal, keterlibatan langsung siswa dalam proses edukasi dan pelatihan dapat menumbuhkan kreativitas dan membangun kesadaran pola hidup sehat sejak dini.

Ketua Pelaksana PKM, Niken Purwidiani, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa tidak hanya dengan pemahaman, tetapi juga keterampilan praktis. “dengan pelaksanaan program ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya jajanan sehat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui keterampilan yang telah dipelajari,” ujarnya.

Edukasi Interaktif Lewat Buku Saku
Rangkaian kegiatan terdiri dari dua agenda utama, yakni edukasi/sosialisasi jajanan sehat dan pelatihan keterampilan pembuatan pudding buah serta mini sandwich. Edukasi dilakukan melalui pendampingan membaca dan diskusi menggunakan media buku saku berjudul

“Jajanan Sehat untuk Anak SD” Kebiasaan jajan pada anak usia sekolah merupakan hal yang umum karena jajanan mudah dijangkau, tampilannya menarik, dan memiliki beragam rasa. Namun, tidak semua jajanan memenuhi aspek kebersihan, keamanan pangan, dan kecukupan gizi.
Anak juga kerap memilih jajanan berdasarkan warna atau rasa tanpa memahami dampak kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang.
Buku saku berjudul “Jajanan Sehat untuk Anak SD” memuat materi inti tentang: 1) apa itu jajanan sehat? (sehat–aman–bersih–bergizi); 2) pentingnya jajanan sehat; 3) manfaat jajanan sehat; 4) teka-teki silang; 5) apa saja yang termasuk jajanan sehat; 6) ciri-ciri jajanan sehat; dan 7) notes pilihan jajanan siswa dan apakah sudah termasuk kriteria jajanan sehat?
Melalui buku saku yang ringkas dan mudah dipahami, siswa diajak meningkatkan literasi memilih jajanan sehat. Buku saku ini diharapkan menjadi pegangan praktis bagi siswa saat memilih jajanan di sekolah maupun di luar sekolah.
Pelatihan Puding Buah dan Mini Sandwich
Pada sesi praktik, siswa diajak membuat pudding buah dan mini sandwich sebagai contoh jajanan sehat yang mudah diterapkan. Pemilihan menu ini mempertimbangkan aspek keamanan, ketersediaan bahan, serta kesesuaian dengan karakteristik anak sekolah dasar.
Beberapa alasan pemilihan pelatihan tersebut antara lain: 1) tidak membutuhkan alat tajam atau proses memasak berat dan dapat disesuaikan tanpa kompor; 2) bahan mudah didapat dengan biaya yang relatif terjangkau; 3) praktik “hands-on” yang menyenangkan karena anak SD cenderung cepat bosan bila hanya menerima teori,
Sementara pudding dan sandwich menarik secara visual; 4) mengajarkan keterampilan dasar memasak seperti menakar, mencampur, menyusun, dan menjaga kebersihan; 5) melatih motorik halus serta koordinasi tangan–mata; 6) menumbuhkan kemandirian, kerja sama, dan disiplin; 7) dapat dikembangkan sebagai proyek kewirausahaan sederhana; serta 8) menjadi sarana edukasi gizi dan pembiasaan makan sehat.
Dorong Perilaku Hidup Sehat Sejak Dini
Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa melalui pendekatan interaktif dan praktik langsung. Program ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan pemahaman gizi, keterampilan mengolah jajanan sehat, dan pembentukan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Husnu Mufid
