بسم الله *Pejuang Perdamaian Tanpa Lelah*

 

Prof Mahmud Mustain,
Guru Besar Teknik Kelautan ITS

MasyaAllah upaya perjuangan pimpinan-pimpinan kita untuk menuju perdamaian luar biasa dan perlu kita apresiasi. Baik yang di tingkat global maupun regional, Nasional. dan lokal. Di tingkat global dengan misi Islam Rohmatan Lil’alamin. Di tingkat regional bisa menjadi mediasi konflik di sebagian negara-negara asean. Di tingkat Nasional dengan perjuangan perwujudan islah di kepengurusan perkumpulan tingkat pusat.

Perihal tersebut sesuai dengan QS Al-Anfal (8): 61, yakni:

وَإِن جَنَحُوا۟ لِلسَّلْمِ فَٱجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ

Artinya: “Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Ayat ini mengajarkan kita untuk mengajak dan/atau menerima tawaran perdamaian jika para pihak mungkin atau ingin berdamai. Juga mengajarkan untuk selalu bertawakkal kepada Allah SWT dalam setiap keadaan. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai perdamaian dan penyelesaian konflik apapun dengan cara damai (Modified Meta AI, 2025).

Point penting artikel ini adalah sudah sewajarnya bahwa pejuang islah perdamaian sebuah konflik tidak akan kenal lelah selagi belum selesai secara tuntas. Bagaimanapun niat islahnya orang yang beriman akan jauh lebih kuat dibanding dengan niatnya orang yang bukan karena iman (mohon maaf, munafiq). Hal ini karena berpedoman kepada orang munafiq itu ketika mau melakukan sholat maka mereka melakukan dengan malas. Sungguh sangat berbeda dengan orang mukmin, insyaAllah kita semua bisa merasakan. Bahkan aslinya mukmin bukan hanya tidak malas, tetapi malah bersemangat. Hal ini berdasarkan dalil perintah “bergegaslah dalam meraih ampunan Allah SWT dst.”

Dengan demikian mari kita apresiasi saudara-saudara kita yang berjuang dalam membangun perdamaian baik di tingkat global, regional, maupun Nasional. Mari kita support supaya terus berupaya meraih islah damai dalam arti yang sesungguhnya bukan yang islah abal-abal atau kondisiinal dll. InsyaAllah mana yang punya niat ikhlas dan yang tidak akan terlihat karena Allah SWT yang akan menunjukkan. Semoga demikian aamiin.

Semoga pinaringan manfaat barokah selamat aamiin.

Surabaya,
07 Rojab 1447
atau
28 Desember 2025
m.mustain