Rumah KH. Ikhyak Siang Malam Dijaga DPD PWI LS Surabaya Bikin Aman

Kepeduli DPD PWI LS Surabaya kepada KH. Nur Ikhyak hingga kini cukup besar. Khususnya dalam soal pengamanan rumah Bendul Merisi Besar No. 50 Wonocolo Surabaya. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com Husnu Mufid :

Setelah beberapa hari lalu rumah KH. Nur Ikhyak digerudug sejumlah orang dengan mengancam dan menggeber generasi motor. Kemudian aparat keamanan dan warga serta PWI LS Jatim dan Surabaya ikut mengamankan. Sehingga situasi kondisi menjadi aman di malam hari.

Namun kemarin orang orang itu muncul lagi dan mencoba mempersekusi KH Nur Ikhyak didepan rumahnya. Hal tersebut langsung ditanggapi oleh Pengurus DPD PWI LS Surabaya.

Dimana pagi, siang dan malam Pengurus DPD PWI LS Surabaya langsung menuju lokasi melakukan penjagaan guna menghadapi sejumlah orang yang mau menggeruduk rumah KH. Nur Ikhyak.

Menurut KH. Nur Ikhyak, Assalamualaikum segenap para pejuang di group ini. Siang tadi kediaman kami di satroni 4 orang mengintimidasi saya yang ngakunya dari alumni Sidogiri.

“Jam 8:20 menit tadi ada 10 orang tak dikenal menyatroni kediaman saya lagi. Mohon bantuan segenap laskar Jatim dan atau Surabaya untuk memberikan rasa aman terhadap anak anak kami di Yayasan,”ujarnya.

Permintaan bantuan itu langsung ditanggapi DPD PWI LS Surabaya dengan langsung menuju lokasi. “Siap saya menuju ke rumah KH. Nur Ikhyak,” ujar Kiai Ahmad Faqih dengan bersemangat mengajak Kiai Hariyanto.

Upaya penjagaan rumah KH. Nur Ikhyak tidak sekedar menjaga. Tapi perlunya bagi tamu perlu menyerahkan KTP.

Menurut Kiai Abd Ghofar Nur Hadi,  kalo ada tamu baiknya difoto dan disediakan daftar buku tamu dengan menunjukkan KTP. Layani dengan ramah dan diajak ngobrol.

Kesiap siagaan DPD PWI LS Surabaya menjaga rumah KH. Nur Ikhyak menjadikan lebih aman dan nyaman. Orang orang yang mencoba mempersekusi dan menggeber motor enggan datang lagi.

Saat menjaga rumah KH. Nur Ikhyak para pengurus DPD PWI LS Surabaya sambil minum kopi dan merokok terasa nikmat sekali. Sambil menatap pintu gerbang warna hijau.