Guru Ngaji di Jember Terima Insentif,Pemkab Janji Tidak ada Potongan

 

Jember-Menara madinah.com, Pendistribusian insentif guru ngaji langsung ke desa-desa Tampa potonga di tegas kan Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Nurul Hafid Yasin,.S.STP,.MSi, Program ini menjangkau 22.000 guru ngaji,ini menjadi kuota terbesar sepanjang sejarah di kabupaten Jember,Jum’at (3/10/2025) pagi.

Program pemberian insentif untuk guru ngaji di Kabupaten Jember telah dimulai sejak 10 September 2025 dan ditargetkan rampung pada 16 Oktober 2025. Berikut beberapa detail tentang program ini
– *Jumlah Penerima*: Program ini menjangkau 22.000 guru ngaji, menjadikannya kuota terbesar sepanjang sejarah program ini.

– *Tahap Penyaluran*: “Tahap pertama mencakup 15.175 guru ngaji di 23 kecamatan, sedangkan tahap kedua menyasar 6.761 guru ngaji di 8 kecamatan yang tidak termasuk di tahap pertama.”

– *Sistem Penyaluran*: Pembagian insentif dilakukan dengan sistem turun langsung ke titik-titik yang telah disebar di masing-masing desa/kelurahan, sehingga guru ngaji tidak perlu mengantri panjang di bank.

– *Nilai Insentif*: Insentif yang diberikan kepada guru ngaji adalah sebesar Rp 1.500.000 per tahun dan disalurkan melalui Bank Jatim sebagai bank penyalur.

– *Program Pendukung*: Selain insentif uang, para guru ngaji juga mendapatkan beberapa program pendukung, antara lain:
– *BPJS Ketenagakerjaan*: Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian
– *Beasiswa*: Jalur khusus untuk putra-putri guru ngaji
– *UHC Prioritas*: Pelayanan kesehatan gratis di fasilitas kesehatan manapun

Kepala bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesrah),Nurul Hafid Yasin ,S.STP,.MSi berpesan kepada para guru ngaji untuk tidak memberikan imbalan atau potongan kepada oknum manapun yang mengaku berjasa dalam pengusulan honor ini. Guru ngaji juga dapat melaporkan pelanggaran ini melalui kanal Wadul Gus’e atau langsung ke Bagian Kesra “ujar’Kabag Kesrah Nurul Hafid.(Trisno)