Pengurus DWP PPI Madiun Belajar Integreted Farming ke Yosofarm Klaten

Klaten-Menaramadinah.com
Pengurus DWP PPI Madiun melakukan studi banding ke Yosofarm Klaten pada Sabtu, 20 September. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua DWP PPI Madiun, Ibu Anisa Efendi, bersama dengan pengurus DWP PPI lainnya.

Menuju lokasi, rombongan disambut baik oleh pemilik Yosofarm, Sri Widodo dan Nurul Fitri Hidayati tidak bisa membersamai dari awal karena sedang melasakanakan seminar daring. Rombongan dari DWP PPI Madiun mendapatkan penjelasan detail tentang konsep integrated farming yang diterapkan di Yosofarm.
Sebelum melakukan privet garden tour, rombongan diberikan penjelasan singkat awal mulai berdirinya konsep pertanian dan peternakan Integreted Farming.

*Konsep Integrated Farming*

Konsep yang dicetuskan oleh pasangan ini, sebelumnya digagas saat mereka masih masa perkenalan menuju pernikahan. Se lanjutkan konsep ini mereka terapkan dengan komitmen bersama setelah menikah. Nama Yosofarm sendiri merupakan gabungan kata Mbah Yoso yang merupakan nama orang tua mereka dan Farm yang berarti kebun. Jadi secara sederhana Yosofarm ini bermakna kebun milik Mbah Yoso. Nama ini sekaligus untuk mengabadikan nama orang tua.

Menurut Sri Widodo, Yosofarm menerapkan konsep pertanian dan peternakan terpadu yang berkelanjutan. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian dan peternakan yang mandiri dan berkelanjutan dengan prinsip 3M, yaitu:
– *Mudah*: Proses pertanian dan peternakan yang sederhana dan tidak rumit
– *Murah*: Biaya produksi yang rendah dan efisien
– *Melimpah*: Hasil produksi yang berlimpah dan berkualitas

*Output dan Tujuan*

Output dari konsep ini adalah manusia sejahtera dan lingkungan terjaga. Tujuannya adalah untuk mencapai kehidupan yang mandiri dan berkelanjutan, dengan tagline “Lestari Nganggo Ati”.

*Program Ketapang Kencana*

Yosofarm juga menerapkan program Ketapang Kencana yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui beberapa langkah, yaitu:
– *Mandiri Pangan*: Menghasilkan pangan sendiri untuk kebutuhan keluarga
– *Mandiri Pupuk*: Menghasilkan pupuk sendiri untuk pertanian
– *Sadar Lingkungan*: Mengurangi limbah dan menjaga lingkungan
– *Zero Waste*: Mengolah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat

*Desain Kandang Kastari*

Yosofarm memiliki desain kandang yang unik, yaitu “Kandang Kastari” yang dapat mengolah kotoran langsung menjadi pupuk. Air yang digunakan juga berasal dari air hujan, sehingga menghemat sumber daya alam.

Dengan studi banding ini, diharapkan pengurus DWP PPI Madiun dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru tentang integrated farming dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Nur Fateah
Ketua Bidan Pendidikan
DWP PPI Madiun