بسم الله *Siapa Mengingat Allah SWT maka Allah SWT akan mengingat juga*

بسم الله الرحمن الرحيم
*Siapa Mengingat Allah SWT maka Allah SWT akan mengingat juga*

Prof Mahmud Mustain, Guru Besar Teknik Kelautan ITS.

Judul artikel ini terinspirasi dari hadis yang persisnya redaksi seperti ini:

“مَنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي”

“Barangsiapa yang mengingat-Ku dalam dirinya sendiri, maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku.”
Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Artikel ini mendiskripsi kata MENGINGAT khususnya kepada Allah SWT. Ketika kita menggunakan lawan kata ingat adalah lupa atau lalai, maka untuk ingin selalu mengingat Allah SWT sudah barang tentu jangan sampai terlintas untuk melalaikan Allah SWT.

Sesuatu yang menarik adalah bahwa kata ingat ini sangat kualitatif yakni tidak kuantitatif yang bisa diskalakan. Tetapi setidaknya ada bentuk sikap yang bisa membuat derajat ingat itu naik yakni senang dan berharap. Artinya ketika kita bisa menambahkan rasa senang dan berharap, maka akan bisa mendongkrak ingat kita. Ada pepatah bahwa salah satu tanda senang adalah banyaknya disebut-sebut. Dengan demikian supaya kita banyak menyebut Asma Allah SWT, maka kita harus meningkatkan cinta kita kepada Allah SWT.

Contoh nyata yang sering kita rasakan adalah, ketika kita nggetem sangat pingin beli rumah misalkan, maka pasti kita sering menyebut dan berangan-angan bahkan selalu terpikirkan. Perihal mengingat terus ini lantaran saking mencintainya. Dengan demikian mari kita sering mengingat Allah SWT dengan cara menambahkan cinta kita kepada Allah SWT.

Kembali ke keinginan kita semua untuk selalu diingat dan dirahmati Allah SWT, maka kuncinya adalah kita yang harus mengawali mengingat Allah SWT. Kemudian supaya memudahkan kita untuk mengingat Allah SWT, maka kita harus meningkatkan kecintaan kita kepada Allah SWT. Apabila dikejar, untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Allah SWT maka kita tingkatkan kecintaan kita kepada diri kita. Jangan biarkan diri kita sengsara di dunia dan akhirat.

Semoga manfaat barokah slamet dunia akhirat aamiin.
🤲🤲🤲

Surabaya, 30 Robiul Awal 1447
atau
22 September 2025
m.mustain