بسم الله *Allah SWT Mencintai Orang-orang yang Berbuat Baik*

  1. 9

Prof Mahmud Mustain, Guru Besar Teknik Kelautan ITS.

Judul ini adalah langsung arti dari QS Ali Imran ayat 134, yakni:
والله يحب المحسنين

Kelengkapan ayat ini sebelumnya adalah menjelaskan tentang orang-orang yang berinfaq di jalan Allah, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain. Baru kemudian Allah SWT mencintai orang-orang yang berbuat baik.

Apabila mengacu ayat ini, maka definisi berbuat baik adalah memiliki setidaknya tiga sifat terpuji sebagai berikut.
1. Berinfaq di jalan Allah, dengan ciri Orang-orang yang berinfaq di waktu lapang maupun sempit.
2. Mampu menahan amarah, juga tidak mendendam.
3. Memaafkan kesalahan orang lain, memaafkan kesalahan orang lain dan tidak menyakiti mereka.

Point besar ayat ini adalah kita menjadi tahu bahwa definisi berbuat baik ialah ketika melakukan ketiga sifat tersebut, yakni; berinfaq, menahan marah, dan bisa memaafkan. Ini adalah definisi mutlaq menurut Allah SWT. Bisa jadi sekian banyak manusia juga mendefinisikan dengan masing-masing kriterianya. Misalkan berbuat baik menurut seorang Dosen ya mungkin ketika sudah optimal dalam menjalankan tri-darma Perguruan Tinggi yakni dalam hal; pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Seorang prajurit mengatakan sudah berbuat baik ketika sudah menjalankan; keberanian, kesetiaan, dan disiplin.

Sudah barang tentu masing-masing kita memiliki persepsi yang berbeda tentang kriteria berbuat baik ini, dan ini wajar manusiawi sebab setiap kita berbeda. Meskipun demikian, mari kita mengoreksi diri menggunakan standar benar mutlaq yakni menggunakan standar munurut Allah SWT. Mari kita galakkan berinfaq yang tulus, mampu menahan marah, serta mudah memaafkan.

Semoga manfaat barokah slamet aamiin.
🤲🤲🤲

Surabaya, 26 Robiul Awal 1447
atau
19 September 2025
m.mustain