
SURABAYA– Timnas Indonesia pesta gol, setelah menang telak 6-0 atas China Taipei dalam laga FIFA matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (5/9/2025) malam. Skuad Garuda tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan.
Jordi Amat membuka keunggulan pada menit ke-5 melalui sepakan kaki kanan setelah menerima umpan Beckham Putra. Skor bertambah 2-0 lewat gol bunuh diri Chao Ming-hsiu pada menit ke-24.
Marc Klok mencatatkan gol ketiga pada menit ke-34 memanfaatkan assist Egy Maulana Vikri, sebelum Eliano Reijnders menutup babak pertama dengan gol pada menit ke-39.
Memasuki babak kedua, Ramadhan Sananta memperlebar keunggulan lewat gol pada menit ke-59, kemudian Sandy Walsh memastikan kemenangan 6-0 pada menit ke-61.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan pelatih Indonesia, termasuk memasukkan Marselino Ferdinan, Mauro Zijlstra, Thom Haye, Miliano Jonathans, dan Stefano Lilipaly.
Kemenangan ini memberikan tambahan 3,25 poin FIFA, sehingga total poin Timnas Indonesia naik dari 1.154,55 menjadi 1.157,8 poin.Kenaikan ini membuat posisi Timnas Indonesia bergerak satu tingkat, dari peringkat 118 ke 117 dunia.
Indonesia kini menggeser posisi Zimbabwe yang menempati peringkat 117 dengan 1.157,45 poin.Namun, Zimbabwe berpeluang kembali menyalip jika minimal bermain imbang saat menghadapi Benin di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika malam ini.
Timnas Indonesia tidak bisa geser Libya
Timnas Indonesia seharusnya berpeluang naik dua peringkat andai Libya kalah di laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, Libya justru menang 1-0 atas Angola, sehingga poin mereka bertambah 15,41, membuat posisi Libya naik tiga tingkat ke peringkat 114 dunia.
Untuk bisa menembus posisi 116 dunia, Timnas Indonesia memiliki dua skenario.Pertama, menang atas Lebanon dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025).
Kedua, mengandalkan hasil laga lain, yakni kekalahan Kazakhstan dari Belgia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dini hari WIB 8 September 2025.
Beberapa pemain Timnas Indonesia yang absen saat melawan Taiwan, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Ricky Kambuaya, Ragnar Oratmangoen, Yance Sayuri, dan Adrian Wibowo, diprediksi kembali tersedia saat menghadapi Lebanon.
Sementara Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengungkap pujian dan catatan atas penampilan timnya usai membantai Taiwan 6-0.
Usai pertandingan, Kluivert mengungkapkan rasa bahagianya usai timnya menang besar atas Taiwan.
“Semangatnya luar biasa, kemudian eksekusinya juga sangat luar biasa sehingga kami bisa menang,” ucap Kluivert.
Pelatih asal Belanda itu juga menyebut formasi timnya dalam pertandingan akan berbeda jika menghadapi lawan yang lebih berat.
“Dan tentu saja formasi kami bisa berbeda jika menghadapi tim-tim besar,” ujar Kluivert.
Di samping itu, Kluivert juga mencatat soal umpan-umpan gelandang yang terlalu panjang sehingga membuat serangan mereka gagal.
“Saya juga melihat ada yang perlu dievaluasi dari gelandang karena umpannya terlalu panjang. Tapi saya sangat mengapresiasi speed permainan kami,” ucap Kluivert.
Patrick Kluivert tetap mengandalkan formasi 3-4-3 untuk laga uji coba tersebut.
Yang jelas Hasil ini mempertegas dominasi Indonesia yang tampil agresif sepanjang laga, sekaligus menambah kepercayaan diri tim menjelang putaran ke-4 kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025, di mana lawan yang dihadapi yakni Arab Saudi dan Iraq.
Pada pertandingan selanjutnya, Indonesia akan melawan Lebanon di Stadion GBT pada Senin (8/9) mendatang.*Imam Kusnin Ahmad*
