Usai Demo di Grahadi Siang Hari Berlanjut Bakar 7 Pos Polisi Tengah Malam

Surabaya – menaramadinah.com-Setelah melakukan aksi demo di siang hari di Grahadi berlanjut melakukan pembakaran pos polisi di Taman Bungkul dan pos polisi  lainnya di 7 titik pada tengah malam.

Ketujuh pospol tersebut berada di Jalan Basuki Rahmat (dekat patung karapan sapi), pospol Jalan Darmo, pospol Taman Bungkul Darmo, pospol Jalan Wonokromo Kebun Binatang Surabaya (KBS), pospol bawah flyover Mayangkara, pospol Jalan A Yani simpang Margorejo, dan pospol Jalan A Yani Bundaran Dolog/Taman Pelangi.

Massa demo sangat leluasa  membakar pos-pos pos polisi. Karena  tak ada satu pun aparat yang tampak di sekitar lokasi. Dalam waktu singkat ludes terbakar pos polisi itum

Aksi massa pendemo itu sempat membuat sejumlah pengendara yang melintas menyempatkan diri untuk merekamnya di Jalan Ahmad Yani. Sama dengan di Margorejo, nasib serupa juga dialami pos polisi di Bundaran Dolog.

Api dan asap juga membumbung melahap pos. Massa tampak tak ada takutnya, padahal kedua pos polisi di Jalan A Yani berdekatan dengan Polda Jatim.

Di kawasan tengah kota, meski massa demo telah bubar, namun sisa gas air mata masih terasa. Tak jarang pengendara yang melintas merasakan mata pedih.

Sementara itu pantauan arus lalu lintas di Jalan A Yani, arus lalu lintas masih tampak ramai lalu lalang. Sesekali massa pendemo juga lalu lalang sambil membawa potongan besi atau kayu.

Sedangkan di Jalan Darmo hingga Wonokromo, petugas tampak melakukan penyekatan.Ini setelah dua pos di Taman Bungkul dan Darmo dibakar pada malam harinya.

Tengah malam di seluruh jalan di Surabaya yang ada pos polisi begitu mencekam. Asap api menghina. Bikin suasana menghitam. Kemarahan rakyat benar benar menghitam termasuk Driver Ojol sebagai rasa solidaritas atas terlindasnya mobil rantis di Jakarta.

Warga yang sedang nyopir mobil dan berada di dalam mobil ketakutan. Khawatir dibakar para pendemo seperti di Jakarta.

Husnu Mufid