
Semarang_ 22/8/2025-Kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh tim peneliti (Nur Fateah, Yahya Nur Ifriza, Subhan, dan Eka Yuliastuti) sejak 2024, dilanjutkan dengan kegiatan pengabdian di tahun 2025. Kerja sama antara Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (BBJT), terjalin dengan baik. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan tema “Penguatan Pelestarian Budaya Jawa melalui Digitalisasi Cerita Cekak (Cerkak) dengan Aplikasi Novaja.id” merupakan lanjutan dari kegiatan penelitian di tahun sebelumnya. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin, 26 Mei 2025 di Balai Bahasa Jawa Tengah ini, diikuti oleh guru-guru Sekolah Dasar di Jawa Tengah.
Tim pengabdi UNNES yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Nur Fateah, Yahya Nur Ifriza, dan Subhan. Tim pengabdi dari Unnes berharap bahwa digitalisasi cerita cekak dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya Jawa.
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melestarikan budaya Jawa melalui digitalisasi cerita cekak (cerkak) dengan menggunakan aplikasi novaja. Id. Dengan demikian, diharapkan cerita cekak dapat lebih mudah diakses dan dinikmati oleh masyarakat luas, terutama generasi muda.
Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan mereka semangat untuk menerapkan aplikasi novaja.id dalam pembelajaran di kelas nantinya. Mereka berharap dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan minat baca dan pelestarian budaya Jawa di kalangan siswa.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4, yaitu “Pendidikan Berkualitas”, dan nomor 11, yaitu “Kota dan Komunitas Berkelanjutan”.
Dengan digitalisasi cerita cekak melalui aplikasi novaja.id, diharapkan budaya Jawa dapat lebih mudah dipromosikan dan dilestarikan. Kegiatan ini akan terus ditindaklanjuti dengan sosialisasi novaja.id melalui berbagai kini, seperti diseminarkan pada kegiatan-kegiatan ilmiah, disosialisasikan lewat youtube dan lewat berita online. Diharapkan kerja sama ini akan terus terjalin dengan baik dan menjadi pematik kegiatan penelitian dan pengabdian di tahun-tahun berikutnya.
(Nur Fateah)
Kontributor : Sujaya
