Maling Motor Merajalela di Lamajang Korbannya Mahasiswa Unej dam UINKHAS

 

LUMAJANG, menaramadinah.com -Maraknya pencurian motor di Kabupaten Lumajang bikin mahasiswa  Universitas Jember (Unej) geram dan kecewa.

Para maling motor sudah tidak peduli dengan mahasiswa yang melakukan KKN. Bahkan tidak takut dengan kepala desa dan Polisi. Memang miris sekali.

Melihat kondisi semacam ini Pusat Pengabdian Masyarakat  Univerditas Jember memutuskan untuk menarik semua mahasiswanya yang melaksanakan program kuliah kerja nyata (KKN) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur sebanyak 1.070 orang.

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember, Ali Badrudin, mengatakan, pihaknya sudah memutuskan untuk menarik semua mahasiswanya yang KKN di Lumajang.

Menurut Ali, 2 Motor Mahasiswa KKN Unej dan UIN KHAS Jember Hilang di Balai Desa Alun-alun Lumajang,

Sedangkan Polisi Sebut CCTV Mati Informasinya, para mahasiswa ini tersebar di 102 desa di Lumajang.

Ali menganggap kejadian yang menimpa mahasiswanya itu bukan peristiwa kehilangan biasa. Karena   di Desa Tempeh Tengah, pelaku nekat mencuri di rumah kepala desa yang saat itu pagarnya sudah digembok. Apalagi, setiap kali aksi pencurian, terdapat dua unit sepeda motor yang dibawa kabur pelaku.

“Karena kami menganggap bahwa ini bukan kejadian biasa, terus satu momen dua sepeda motor,” kata dia.

Kini di Rumah Kades Rencananya, proses penarikan mahasiswa akan dilakukan secepatnya dan maksimal besok pagi.

Sejumlah alumni UNEJ mengatakan. Aksi penarikan mahasiswa KKN sudah tepat. Biar maling motor ditangkap polisi dan dipenjarakan. Mengingat selama ini maling motor leluasa mencuri di Desa tersebut.

“Tangkap maling motor yang selama ini tidak bisa ditangkap,. Korbannya Mahasiswa KKN, “ujar Khoirul  alumni Unej yang geram sama maling motor.

(MM,)