
Oleh: kang Subari.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kita hidup di dunia yang penuh dengan godaan dan cobaan. Kita seringkali terjebak dalam kesalahan dan dosa. Tapi, apakah kita sudah memperbaiki diri kita? Apakah kita sudah membersihkan hati kita dari sifat,dengki,sombong dan takabur ?
Hati kita adalah tempat di mana iman dan takwa kita bersemayam. Tapi, hati kita juga bisa menjadi tempat di mana syaitan dan nafsu kita bersemayam. Untuk menggoda setiap detik setiap hari . “Jika bisa Jangan kalian diatur oleh waktu tetapi aturlah waktu itu, gunakan untuk kegiatan, berdzikir atau kerja apa yang bermanfaat serta berguna. Sehingga setan dan jin yang semata-mata dihati ada tidak akan menjerumuskan anda dalam jurang kenistaan. ”
Maka, kita harus selalu membersihkan hati kita dari segala kotoran dan dosa dengan sodakoh jariyah,menolong sesama, dan berbuat baik kepada sesama. Kita harus selalu memperbaiki akhlak kita, agar kita bisa menjadi orang yang lebih baik.
Bagaimana Caranya adalah dengan selalu berdzikir kepada Allah SWT, menjalankan perintah nya menjauhi laranganya. dengan selalu membaca Al-Qur’an, setiap hari dan dengan selalu melakukan amal shaleh.insya allah hati kita akan bersih.
Dalam Ayat Al-Qur’an di sebutkan bahwa:
– “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)
– “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.” (QS. Al-Hasyr: 18)
Aktivitas:
– Membaca Al-Qur’an dan memahami maknanya
– Berdzikir kepada Allah SWT dan memperbanyak amal shaleh
– Membuat refleksi diri dan memperbaiki akhlak
– Mengadakan acara keagamaan dan mempereratkan ukhuwah Islamiyah
Tujuan:
– Membersihkan hati dari segala kotoran dan dosa
– Memperbaiki akhlak dan menjadi orang yang lebih baik
– Meningkatkan kesadaran dan keimanan kepada Allah SWT
– Membangun ukhuwah Islamiyah yang lebih kuat dan erat. Selamat pagi dan selamat beraktivitas bersama keluarga. Kang Subari adalah Mahasiswa Program Doktor du universitas KH. Abdul Chalim pacet Mojokerto jatim dan penggagas satu satu hari nulis satu artikel.
