Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya: Menjawab Tantangan Zaman dengan Semangat Humanisme

 

Oleh: Dr. Sukma Sahadewa.

Di tengah dinamika dunia kesehatan dan pendidikan kedokteran yang terus berubah, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) hadir sebagai salah satu institusi yang tidak hanya menyiapkan tenaga medis yang andal, tetapi juga membentuk pribadi dokter yang humanis, adaptif, dan berintegritas. Sebagai bagian dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang mengusung semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, FK UWKS menjawab tantangan zaman dengan langkah-langkah nyata dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

FK UWKS berdiri di atas fondasi nilai-nilai kebangsaan dan budaya nusantara. Dalam proses pendidikannya, fakultas ini tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, etika kedokteran, dan semangat pengabdian. Hal ini selaras dengan kebutuhan era sekarang, di mana masyarakat tidak hanya membutuhkan dokter yang pintar secara klinis, tetapi juga yang mampu berempati, komunikatif, dan berpihak pada kemanusiaan.

Salah satu kekuatan FK UWKS terletak pada pendekatan pendidikan yang bersifat student-centered learning serta penerapan kurikulum berbasis kompetensi sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Mahasiswa tidak hanya dibentuk sebagai peserta didik yang pasif, tetapi dilatih untuk aktif berpikir kritis, memecahkan masalah secara ilmiah, dan bekerja dalam tim multidisipliner. Metode pembelajaran seperti problem based learning, small group discussion, dan praktik klinik yang komprehensif menjadi bagian dari keseharian mahasiswa FK UWKS.

Di sisi lain, FK UWKS juga menunjukkan komitmennya dalam penguatan kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Para dosen dan mahasiswa didorong untuk menulis, meneliti, serta mempresentasikan karya ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional. Inisiatif ini penting mengingat tantangan kesehatan di Indonesia membutuhkan solusi berbasis bukti dan inovasi lokal yang relevan. Tak hanya itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara terintegrasi juga menjadi sarana penting untuk membumikan ilmu kedokteran dalam konteks sosial yang nyata.

Fasilitas pendukung pendidikan juga terus ditingkatkan. FK UWKS memiliki laboratorium keterampilan klinik, laboratorium anatomi yang lengkap, serta rumah sakit pendidikan dan jejaring rumah sakit afiliasi yang memadai untuk pelatihan mahasiswa pada tahap profesi. Selain itu, kehadiran dosen-dosen berpengalaman dengan latar belakang akademik dan klinik yang kuat menjadi modal utama dalam menjaga kualitas lulusan.

Salah satu kebanggaan terbesar FK UWKS adalah jumlah alumninya yang telah mencapai lebih dari 6.000 orang dan tersebar di berbagai penjuru nusantara maupun mancanegara. Alumni FK UWKS telah membuktikan kiprahnya sebagai dokter dan pemimpin di berbagai lini. Di antaranya ada yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan di Timor Leste, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, dosen, serta praktisi kesehatan profesional di wilayah terpencil maupun perkotaan. Tidak sedikit pula alumni yang berkarier di pemerintahan, sektor swasta, bahkan mengemban tugas sebagai tenaga medis di TNI dan Polri. Kehadiran mereka menjadi bukti konkret kontribusi FK UWKS dalam membangun sistem kesehatan nasional dan regional.

FK UWKS terus berbenah dan berkembang. Perubahan regulasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Konsil Kedokteran Indonesia serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi pemicu bagi fakultas ini untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan layanan pendidikan. Transformasi digital, pembaruan kurikulum yang kontekstual, serta penguatan jejaring dengan institusi kesehatan nasional maupun global menjadi bagian dari arah strategis pengembangan ke depan.

Hal yang patut diapresiasi adalah semangat kolaboratif dan kekeluargaan yang tumbuh di lingkungan FK UWKS. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berusaha membangun suasana akademik yang sehat, terbuka, dan mendukung pertumbuhan bersama. Inilah atmosfer khas FK UWKS yang tidak mudah ditemukan di banyak tempat yaitu suasana belajar yang tidak hanya menuntut tetapi juga merangkul.

Sebagai bagian dari institusi pendidikan yang membawa nama besar Raden Wijaya, tokoh pendiri Kerajaan Majapahit yang dikenal visioner dan bijaksana, FK UWKS diharapkan mampu mencetak lulusan dokter yang tidak hanya kompeten di bidang medis, tetapi juga menjadi agen perubahan di masyarakat. Dalam konteks sistem kesehatan nasional yang kompleks, para lulusan FK UWKS harus hadir di garda terdepan mulai dari pelayanan primer di desa-desa terpencil hingga pusat rujukan nasional dan forum-forum ilmiah global.

FK UWKS terus melangkah maju. Menjalankan visi yang kuat, komitmen terhadap mutu, serta keberanian untuk berinovasi. Pendidikan kedokteran harus tetap kontekstual, berbasis lokal, namun berpandangan global.

Sebagai institusi yang telah membuktikan eksistensinya selama 39 tahun, FK UWKS memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang. Dengan semangat inovasi, humanisme, dan integritas, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya siap menjawab tantangan zaman dan menorehkan kontribusi yang berarti bagi Indonesia dan dunia.