
BOGOR – Timnas bola voli Senior (U-23 ) harus mengakui keunggulan
timnas Junior (U-21) putri pada laga ketiga Moji Volley Cup 2025.
Kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi yang tampil meski belum penuh, gagal mengangkat tim dengan kekalahan, 1-3 (19-25, 14-25, 25-14, 20-25) pada laga yang berlangsung di Padepokan Voli, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/7/2025).
Jalannya pertandingan.
Tim Indonesia senior mencetak angka pertama pada set pertama. Indonesia U-21 lalu menyamakan kedudukan,
Indonesia U-21 menjauh 2-1. Serangan Megawati yang gagal membuat U-21 menjauh, 3-1.
Serangan Arsela Nuari Purnama memecah kebuntuan untuk mendekat, 2-3. Servis Myrasuci yang membentur net memberi poin tambahan bagi U-21.
Attack point Megaati akhirnya membukukan poin pertemanya untuk mengejar ketertinggalan, 4-6.
Namun, Indonesia U-21 menjauh, 8-4. Laga berlangsung ketat setelah kedua tim saling menyerang. Quick attack Myrasuci membuat Indonesia senior menjauh, 6-8.
Rentetan poin Indonesia senior terhenti lewat serangan Kadek Diva untuk menjauh, 6-9. Putri Agustin memecah kebuntuan sehingga tim senor mendekat 7-9.
Timnas U-21 terus menghadirkan keunggulan 11-7 setelah bermain lebih menyerang.
Serangan Arsela dan Myrasuci yang sudah ditunggu memastikan timnas U-21 semakin mempertebal keunggulan mereka, 13-7. Megawati menghentikan ledakan poin U-21 menjadi 8-13.
Spike menyilang Arsela menghentikan laju U-21. Pelatih Octavian mengganti Megawati yang belum maksimal dengan Arneta Putri.
Blok Junaida Santi mengantar U-21 mencetak set point, 24-19. Junaida melanjutkan dengan serangan menjadi kemenangan 25-19.
Perubahan pemain dibuat pada set kedua. Indonesia senior tertinggal jauh, 3-13.
Timnas U-21 semakin memegang kendali dengan menjauh 16-3 setelah Megawati kembali diistirahatkan. Serangan Shella Bernadetta menambah poin tim senior.
Namun, hal itu belum mampu menghentikan dominasi Indonesia U-21.
Medi Yoku memberi service untuk menambah poin tim senior, 9-17. Indonesia perlahan mengejar ketertinggalan, 12-19.
Kadek Deva kembali memberi jarak ke arah Indonesia senior menjadi 20-12. Indonesia U-21 semakin mendekati akhir set, 24-13 lewat Junaida Santi.
Touch out Medi memberi tambahan poin, Indonesia senior, 14-24. Setelah melalui reli panjang, serangan cepat Chelsa membuat Indonesia memimpin, 2-0.
Indonesia senior memperbaiki performa pada awal set ketiga dengan memimpin, 8-4.
Indonesia U-21 menambah perolehan poin, 8-13. Penempatan bola Ersandrina Devega membuat Indonesia senior semakin menjauh, 16-9.
Indonesia U-21 menipiskan jarak, 10-17. Service ace Ersandrina memastikan dominasi Indonesia senior terjaga.
Sentuhan Arsela membuat tim senior menjauh, 20-11. Kesalahan servis Putri Agustin memberi tambahan poin U-21.
Afifah masuk sebagai spesialis servis. Blok Indonesia semakin menjauh, 22-12. Blok U-21 kembali hidup untuk menghentikan upaya serangan Ersandrina.
Indonesia senior semakin menjauh, 23-13. Waode membobol pertahanan U-21, namun dia gagal melakukan servis yang memberi set point Indonesia senior 24-14 yang ditutup aksi Ersandrina.
Set keempat dibuka dengan skor imbang, 1-1. Indonesia U-21 menjauh, 6-4 setelah bermain lebih lepas.
Indoenesia selanjutnya mendekat, 10-11. Tetapi, tim senior membuat skor kembali berimbang.
Kebuntuan Indonesia senior pecah setelah mendekat 18-20. Tetapi, soike Kadek Deva membuat U-21 menjauh 21-18.
Ajeng Vio memberikan serangan agar Indonesia mendekat lagi, 19-22. Kadek memeperbesar keunggulan U-21, 23-19.
Service ace Afrah membawa set point, 24-19. Blok Myrasuci menunda kemenangan U-21 dengan mendekat, 20-24. Kadek Deva memecah kebuntuan dan mengunci kemenangan.
Sementara itu, Megawati mengaku belum bisa main maksimal karena masa pemulihan cederanya.
“Masih bengkak lutut saya. Jadi belum bisa naksimal,” katanya sambil menunjukkan lutut yang bengkak.
*Imam Kusnin Ahmad*
