AKLHAK YANG BAIK TIKET MASUK SURGA

 oleh Ustadz : Subari. M. Pd, Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan di universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto Jawa

Buletin Jumat pagi oleh : Ustadz Subari, M.Pd, Pegiat literasi satu hari satu Artikel
Akhlak yang baik dan takwa adalah dua amalan yang paling banyak memasukkan seseorang ke surga. Rasulullah SAW bersabda, “Yang paling banyak memasukkan manusia ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang baik”. Takwa mencakup menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, sementara akhlak yang baik mencakup sifat-sifat terpuji seperti ramah, dermawan, sabar, dan lain-lain.

Takwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ini adalah fondasi keimanan yang kuat dan merupakan kunci utama untuk meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

Akhlak yang baik mencakup berbagai sifat terpuji yang ditunjukkan dalam perilaku sehari-hari. Beberapa contoh akhlak baik adalah:

Ramah dan Murah Senyum: Menunjukkan sikap ramah dan murah senyum kepada semua orang, tanpa memandang status sosial.

Dermawan: Memberikan bantuan kepada orang lain yang membutuhkan, baik dalam bentuk materi maupun non-materi.

Sabar: Mampu menahan diri dari emosi negatif dan tetap tenang dalam menghadapi cobaan.

Menahan Amarah: Mampu mengendalikan emosi dan tidak mudah terpancing amarah, terutama dalam menghadapi orang lain.

Berbuat Baik kepada Orang yang Berbuat Buruk: Membalas keburukan dengan kebaikan, sebuah sikap yang mencerminkan akhlak yang mulia.

Memaafkan
Kesalahan Orang Lain: Mampu memaafkan kesalahan orang lain dan tidak menyimpan dendam.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ….. الحديث

Dari Abu Hurairah -Radhiyallahu- Anhu beliau berkata :”Rasulullah-Shallalahu’alaihi wa salam- ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan manusia kedalam surga, maka beliau menjawab :”taqwa dan akhlak yang baik……. [HR. Tirmidzi no. 2004 dan Ibnu Majah no. 4246. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih].

Di samping itu wahai saudaraku, bukankah orang yang paling kuat akidahnya adalah Rasulullah-Shallalahu’alaihi wa salam-, ???? Dan perlu kita ketahui bahwa beliau juga merupakan manusia yang paling tinggi akhlaknya. Perhatikan firman Allah berikut :

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur. [QS. Al-Qalam :4]

Kemudian perhatikan akhlak beliau kepada isteri-isteri beliau!! Apakah beliau adalah sosok suami yang tidak berakhlak kepada isteri beliau ?? Jawabnya, beliau merupakan suami terbaik di dunia, dan begitu berkahlak kepada Isteri beliau..mari kita simak penuturan Ibunda Aisyah -Radhiyallahu Anha- berikut :

مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ امْرَأَةً لَهُ قَطُّ وَلَا خَادِمًا (رواه الإمام أحمد)

” Rasulullah-Shallalahu’alaihi wa salam- tidak pernah sama sekali memukul isteri-isteri beliau atau pelayan beliau dengan tangan beliau” [HR Imam Ahmad].

Saudaraku, inilah akhlak manusia yang kita panuti, yang kita ikuti akidahnya, kita harap syafaatnya. Maka marilah kita ikuti juga akhlak beliau..

Jangan sampai kita menjadi orang yang mengaku mencintai Nabi, namun akhlak kita jauh dari cerminan Nabi, Jangan sampai akidah yang kita yakini tidak bisa diterima oleh manusia disebabkan akhlak kita yang jauh dari akhlak Nabi.