
Kediri-Menaramadinah. Com Malam ini Peringatan 40 hari wafatnya Budi Irawan, SE, Pendamping PKH yang dikenal dekat dengan KPM dampingan nya, Humoris dan menyayangi anak-anak.
Berikut ini adalah ‘Cerita’ pengalaman yang berkesan salah satu KPM PKH: Titik Iswati, dari Dsn. Kacangan Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan.
Titik Iswati, yang akrabnya di panggil Mbak Nur, menuturkan Pengalaman paling berkesan dari Budi Irawan saat menjadi pendamping PKH. “Ketika pembagian kartu KKS sekitar tahun 2017. Saat itu, saya baru mengenal Pak Budi yang mengisi acara bersama pendamping lain yaitu Pak Habib, Pak Parman, Pak Ndofi, dan Pak Fadhil. Pak Budi menyampaikan pesan supaya menggunakan kartu KKS sebaik-baiknya untuk biaya pendidikan agar anak-anak PKH menjadi generasi yang maju dan tidak putus sekolah”: jelasnya.
Lebih lanjut Mbak Nur berkata: “Beliau juga menyelipkan candaan selama menyampaikan pesan, sehingga orang-orang tidak bosan menyimak ucapan Pak Budi”
Mbak Nur, aktif mengikuti kegiatan rutin pertemuan PKH dan rajin mencatat keterangan-keterangan dari apa yang disampaikan pendamping itu mengakui bahwa Budi Irawan adalah seorang pribadi yang baik. “Pak Budi adalah sosok yang sangat perhatian, setiap pencairan PKH beliau menanyakan apakah ada KPM yang belum keluar saldonya. Tidak berhenti di situ saja, Pak Budi mendatangi KPM penyandang disabilitas, sakit keras, dan sebatang kara di rumahnya untuk mendengar curahan hati mereka. Pak Budi juga sering mengantar KPM yang datanya tidak valid atau kartu KKS bermasalah ke bank untuk dicarikan solusi”, jelas Mbak Nur.
Saya (Tutik Iswati) ingin sampaikan kepada anak-anak PKH tentang Pak Budi, sebagai berikut:
“Mari kita contoh sikap Pak Budi yang baik dan humoris, serta selalunya mendengar keluh-kesah orang-orang yang membutuhkan. Pak Budi juga penyayang anak-anak dan penyandang disabilitas. Sekarang meski beliau telah tiada, sosok baiknya akan selalu terkenang di hati kita”
Terutama di malam 40 harinya ini, mari kita panjatkan doa supaya Pak Budi diampuni dosa-dosanya dan diterima amal baiknya. Kita balas kebaikan Pak Budi dengan sekalu mendoakan yang terbaik untuk Pak Budi.
Demikian ajakan Mbak Nur, yang tentunya sesama pendamping PKH juga sangat setuju sekali, buktinya malam ini juga hadir di rumah almarhum para pendamping: Ridhofi, Puguh, Nia dan suaminya beserta anak-anak nya, Nur Habib, selain mendoakan almarhum juga memberikan penghiburan kepada anak dan istrinya, agar, sabar dan tabah, karena kita semua juga akan menyusul nya ke alam baka. Mumpung kita masih diberikan kehidupan di dunia ini, mari kita kenang kebaikan-kebaikan almarhum, kita contoh dan kita terus kan hal-hal yang baik-baik dari Budi Irawan, Pendamping PKH ini.
Nur Habib, mengabarkan.
