
Subari ,M.Pd adalah mahasiswa Pasca Sarjana Program Doktor Di Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto dan Pengasuh TPQ Nur Al Fikri Pasuruan.
Manusia diberi anugerah oleh allah, kita tidak akan tahu karena sifatnya kompleks . Karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mempengaruhi sehingga manusia itu bisa bersifat Iri, Dengki dan Tamak, untuk mengetahui hal tersebut penulis mencoba mengurai masalah ini antara lain ;
Faktor Psikologis
1. Kurangnya kepercayaan diri Seseorang yang merasa tidak percaya diri atau merasa inferior dapat merasa iri terhadap orang lain yang lebih sukses atau beruntung.
2. Kurangnya penghargaan diri, Seseorang yang tidak menghargai diri sendiri dapat merasa iri terhadap orang lain yang lebih dihargai atau diakui.
3. Kurangnya kesadaran diri, Seseorang yang tidak memiliki kesadaran diri yang baik dapat merasa iri terhadap orang lain tanpa menyadari bahwa perasaan tersebut dapat merugikan diri sendiri.
Faktor Sosial
1. Pengaruh lingkungan, Lingkungan sosial dapat mempengaruhi sifat iri, dengki, dan tamak. Jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang kompetitif dan materialistis, maka mereka lebih mungkin untuk mengembangkan sifat-sifat tersebut.
2. Pengaruh media, Media dapat mempengaruhi sifat iri, dengki, dan tamak dengan menampilkan gambaran tentang kehidupan yang ideal dan tidak realistis.
3. Pengaruh budaya, Budaya dapat mempengaruhi sifat iri, dengki, dan tamak dengan menekankan nilai-nilai seperti kesuksesan material dan status sosial.
Faktor Agama
1. Ajaran agama, Ajaran agama dapat mempengaruhi sifat iri, dengki, dan tamak dengan menekankan nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, dan keadilan.
2. Pengaruh spiritual, Pengaruh spiritual dapat mempengaruhi sifat iri, dengki, dan tamak dengan membantu seseorang untuk mengembangkan kesadaran diri dan menghargai apa yang mereka miliki.
Dalam kesimpulannya, sifat iri, dengki, dan tamak adalah sifat manusia yang kompleks dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kesadaran diri dan menghargai apa yang kita miliki untuk mengurangi sifat-sifat tersebut. Di tulis oleh Ustaz Subari, pengasuh TPQ Nur Al Fikri Pasuruan jawa Timur, Semoga manfaat
