*Bagaimana Melacak Suara Hati*

 

Oleh : Prof Mahmud Mustain, Guru besar Teknik Kelautan ITS

Mungkin diantara kita ada yang tidak mudah mendengarkan suara hati kita sendiri, tetapi juga mungkin ada yang mudah mendengarkan bahkan peka sekali sampai seperti teriak terus. Hampir kita semua mengetahui adanya suara hati setidaknya pernah mendengar atau membaca frasa berupa suara hati. Tetapi tidak semua kita sebagai manusia mampu mendengar dan mengerti isi pesan yang dibawa serta mengikuti keinginan pesannya. Di sisi lain ada orang yang bisa membaca suara hati orang yang dihadapannya, tentu ini memerlukan keahlian tertentu. Artikel ini ingin share ide bagaimana caranya mengidentifikasi atau melacak suara hati.

Pesan yang bisa diekpresikan dari tubuh kita sebagai output/luaran atau hasil dari proses informasi dalam diri manusia selain bahasa tubuh atau Gerakan adalah berbentuk suara. Suara ini berada dalam tiga alam atau dimensi yakni; hati, fikiran, dan lisan. Suara fikiran dan suara lisan kita jelas sangat mudah merasakan dan mengenalinya, tetapi suara hati ini yang perlu difahami dan dilatih untuk mengenali dan menemukan.

Secara umum bahwa conten atau isi pesan suara hati adalah kebaikan. Hal ini sesuai dengan kaidah dalam al-Quran bahwa hati sebagai tempat bersemayamnya iman. Allah berfirman yang artinya: โ€œOrang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.โ€ (QS. Ar-Raโ€™d: 28). Sudah barang tentu sumber ketentraman akan selalu mengeluarkan kebaikan.

Suatu masalah besar adalah ketika suara kebaikan tersebut tidak bisa didengar yang kemungkinan tertutup oleh kotoran sehingga relatif susah untuk kita dengarkan. Dengan demikian kata kuncinya adalah bagaimana membersihkan kotoran tersebut. Ayat Ar-Ra;du: 28 tersebut jelas memberikan pengertian bahwa dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tentram, ini artinya adalah membersihkan hati.

Ketika sudah demikian mari kita Cek suara hati kita dengan dzikir berupa kalimat tahlil LA ILAHA ILLAH. Lafal ini jelas artinya TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH, kita lantunkan pelan-pelan bersama antar ketiganya; lisan, fikiran, dan hati (kita gali bila masih belum teridentifikasi). Kita lantunkan mungkin sekitar sepuluh kali dengan menghayati, sering dibantu memejamkan mata. Kita cocokkan setiap lafal antara lisan dan fikiran. Ketika ritme lantunan bacaan tahlil tersebut sudah stabil, mari kita coba diamkan lisan kita tetapi fikiran kita tetap untuk terus melantunkan. Apabila dzikir fikiran tersebut sudah bisa stabil, mari kita lepaskan dzikir fikiran tersebut DAN APABILA MASIH ADA LANTUNAN DZIKIR, MAKA ITULAH DZIKIR SUARA HATI.

MasyaAllah ketika kita bisa dzikir hati maka dengan beraktifitas apapun dan ucapan lisan apapun, insyaAllah hati kita masih tetap bisa berdzikir kepada Allah SWT. Alhamdulillah, monggo dengan senang mari kita coba terus tingkatkan kemampuan dzikir kita insyaAllah hidup kita akan semakin tenang tanpa ada gundah, resah, susah dll.

Semoga Manfaat barokah slamet Allahumma aamiin.
Surabaya, 8 Muharrom 1447/ 4 Juli 2025
m.mustain