Budi Irawan,SE Pendamping PKH Senior Yang Turut Mengisi Buku DAMPINGI DENGAN BAHAGIA KPM PKH’

Kediri-Menaramadinah.com Sabtu Wage, 22 Juli 2023 Menjadi Pendamping PKH senior, sejak tahun 2007, memiliki banyak kenangan yang indah dan membahagiakan, dekat dengan masyarakat dan menghormati orang tua dan menyayangi anak-anak.
Tubuhnya tinggi besar dan kekar, mengingat kan kita pada tokoh ‘raksasa yang baik hati’ pada epos Ramayana, yaitu Sang Kumbakarna, anak ke 2 dari Resi Wisrawa dan Dewi Sukesi. Kumbakarna sangat terkenal dengan 7 nilai karakter yakni jujur, kerja keras, tekun, tanggung jawab, peduli sosial, cinta tanah air dan nasionalisme.
Itulah gambaran sosok Budi Irawan, SE.
Salah satu Pendamping PKH Senior Kecamatan Kandangan.

Nama lengkapnya adalah; Budi Irawan, SE, pria kelahiran Kediri, adalah suami dari DESIANA DWI MITRAWATI dan ayah dari dua anak Laki-laki(sudah almarhum) dan seorang perempuan.

Mas Budi, berdomisili di
Dsn. Mloyo Rt 02/Rw 01 Ds. Mlancu Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Nomor HP nya 081392494096

Dia menjadi Pendamping Desa Kandangan sejak tahun 2007-2017, dan sempat bertugas bersama dengan Nur Habib, S.Pd.,M.Pd.I, dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2017.

Menurutnya Pak Habib, sapaan akrabnya bahwa dia orangnya semangat, santun, menghargai masyarakat yang tidak mampu, suka dengan anak-anak dan bisa diajak kerjasama dalam melaksanakan tugas menjadi pendamping.
Lebih lanjut Budi Irawan berkata: “Pak Habib orangnya memang penuh bersemangat, humoris, tepat waktu dalam bekerja, walaupun kadang gampang ngantuk karena banyak aktifitasnya”.

Mendampingi KPM PKH Desa Kandangan itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan, sabar karena jumlah KPM nya besar atau banyak serta mobilitas perpindahan nya juga lumayan, artinya sering berpindah-pindah, jadi ada kesulitan tersendiri untuk bisa menemukan rumah KPM, seringkali lingkungan nya tidak mengenali.
“Saya mencari seorang calon KPM itu, baru bisa ketemu jam 9 malam, setelah seharian mencari nya” ungkapnya, mengenang saat bersama Nur Habib, waktu itu.

Kedekatan dia dengan Nur Habib, tidak hanya di Desa Kandangan saja, antara lain juga di Desa Klampisan. Di Desa ini ada hal yang mengesankan dan mengharukan saat berkunjung berdua dengan nya, tepatnya di Dsn. Ngrangkok. “Saat itu kami berdua selesai berkunjung ke rumah KPM, dan akan shalat Maghrib di sebuah mushola, ternyata ada segerombolan anak-anak kecil yang cukup mengenali kami” papar nya. Budi menjelaskan bahwa ada hal yang membuat mereka haru di hatinya, yaitu anak-anak itu saling menyapa dan berjabat tangan. Ada seorang anak yang berkata kepada temannya: ” Pak Budi, Pak Habib, iku yo Bapak e, dewe, sing menantu awak-e dewe” kata seorang anak itu disambut dengan gembira oleh teman lain nya.

Dimanapun Nur Habib, ditugaskan menjadi Pendamping PKH, Budi berharap agar dia selalu dianugerahi kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan. “Tetaplah tersenyum dan tertawa, semoga KPM PKH di Kecamatan Kepung bisa dibina dengan baik, khusus nya anak-anak PKH bisa berkuliah, berkat motivasi dan fasilitasi lewat KIP-KULIAH, yang selalu disampaikan nya diberbagai kesempatan.

Semoga anak-anak PKH kedepannya banyak yang bisa sukses menjadi sarjana.
Nur Habib, mengabarkan.