PENGUATAN PRAKARSA PARA PIHAK UNTUK MEWUJUDKAN DESA INOVATIF PADA WEBINAR DIES NATALIS UNIVERSITAS JEMBER KE 58

Jember-menaramadinah com-Urgensi membangun desa inovasi semakin dirasakan dengan adanya pandemi Covid-19 dan dampak-dampak negatifnya yang sangat dirasakan masyarakat lokal

Munculnya kesenjangan sosial ekonomi yang semakin serius menyebabkan bertambahnya jumlah masyarakat miskin dan pengangguran.

Lesunya perekonomian Indonesia sejak awal tahun 2020 menyebabkan banyak orang yang dirumahkan/Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga harus pulang ke desa masing-masing.

Fenomena tersebut menggugah empati untuk ikut memberikan solusi terhadap dampak pandemi covid dan permasalahn ekonomi lain seperti penyesuaian harga BBM dan ancaman resesi.

Membangun desa inovasi menjadi suatu hal yang niscaya. Ketercapaian desa yang inovatif dan produktif yang dirancang oleh masyarakat desa diharapkan menciptakan kemandirian dalam mengatasi permasalahan yang muncul, khususnya terkait dengan masalah literasi dan kemampuan mendinamisasi perekonomian di desa.

Desa yang notabene merupakan aras terdepan dan utama bagi pembangunan Indonesia sudah saatnya menjadi simpul penggerak pembangunan yang ditopang oleh nilai-nilai budaya dan potensi lokalnya yang variatif, spesifik, dan prospektif.

Fenomena tersebut menjadi latar belakang diselenggarakannya Webinar Nasional dalam rangka Dies Natalis ke 58 Universitas Jember dan Tegalboto Memanggil 2, yang dilaksanakan secara daring/online pada hari Jum’at, 02 Desember 2022.  Diskusi para pemerhati pembangunan desa tersebut menghadirkan narasumber dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang diwakili oleh Ir. Suhandani, MM yang menjabat sebagai Koordinator Fasilitasi Pendampingan/Analis Kebijakan Ahli Madya dengan materi terkait “Strategi Percepatan Pembangunan Desa Melalui Inovasi Desa”.

Sedianya Prof Dr. R. Siti Zuhro,M.A sebagai peneliti ahli utama BRIN yang juga alumni FISIP UNEJ akan hadir untuk menyampaikan materi terkait Membangun Desa Inovasi, Maju dan Sejahtera. Kemudian sebagai penerima manfaat, hadir dari plt Sekda Pemerintah Kabupaten Jember, Bapak Arif Tjahjono,SE, yang juga Alumni FEB Unej, yang memberikan informasi terkait Peran Pemerintah Daerah untuk mewujudkan desa inovasi di Kabupaten Jember.

Diskusi dengan para pakar pembangunan desa cukup mengundang rasa ingin tahu peserta Webinar yang dipandu oleh moderator Dr. Rokhani dari Pusat Karir dan  Alumni LP3M Unej. Para peserta yang terdiri dari pendamping desa, kepala desa atau perangkat desa yang menerima program 100 smart TV di kabupaten Jember, para DPL (Dosen Pendamping Lapang) KKN Universitas Jember. Salah satu hal menarik yang dipaparkan oleh narasumber dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi adalah bahwa melalui pemanfaatan dana desa, pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) sejak tahun 2019 mendorong desa untuk menggali potensi wilayah untuk menjadi sumber kreativitas dan inovasi bidang kewirausahaan, pariwisata, infrastruktur maupun inovasi lainnya terkait sumberdaya manusia dan kelembagaan. Di sisi lain, Pemkab Jember melalui dinas DPMD mendukung melalui program OVOP (One Village One Product) yang saat ini digalakkan kembali sebagai branding Produk unggulan dan inovasi desa. Pada akhir acara, peneliti ahli utama BRIN, Prof Dr. R. Siti Zuhro,M.A berdasarkan bahan paparannya, menegaskan bahwa perlu prakarsa semua stakeholder melalui 6 pilar kerjasama dan kolaborasi desa inovasi.

Pada akhir acara, berbagai harapan dan perbaikan pembangunan desa dari peserta Webinar diinformasikan kepada para narasumber. Harapannya pemerintah pusat sampai daerah, akademisi dan berbagai pihak memiliki prioritas untuk mengawal desa melalui berbagai kegiatan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat desa, dan pengembangan kawasan pedesaan, agar Permasalahan utama di desa dapat diatasi melalui meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan.

 Husnu Mufid