PENDAMPINGAN PENULISAN PENTIGRAF BAGI PARA PENGAJAR PLATINUM ENGLISH COURSE MOJOKERTO

Narasumber menyampaikan Novi Rahmania Aguarriza kebetulan beliau dosen Bahasa inggris PBI FKIP UNUSA. Mengatakan menulis adalah suatu kegiatan dengan sekian banyak manfaat.

 

Tidak hanya sebagai alat untuk berekspresi, menuangkan gagasan dan memperkuat daya ingat; lebih jauh menulis juga bermanfaat sebagai sarana rekreasi diri. Melalui kegiatan menulis, terkadang perasaan yang mengganjal di dalam hati dapat dituangkan dalam bentuk tulisan, hal ini menjadikan si penulis merasa jauh lebih baik.

Berangkat dari banyaknya manfaat menulis, tim pengabdian masyarakat mencoba untuk membagi manfaatnya terhadap masyarakat luas. Dalam kesempatan ini, yang menjadi sasaran adalah para pengajar di Platinum English Course Mojokerto.

Diharapkan, nantinya para pengajar tersebut dapat menyebar manfaat lebih luas terhadap anak didiknya.
Adapun pendampingan menulis yang dilaksanakan adalah pendampingan menulis kreatif Pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf).

Karya sastra jenis baru ini, kali pertama digagas dan dikembangkan oleh sastrawan dan akademikus dari Unesa, Dr. Tengsoe Tjahjono. Dinamakan pentigraf sebab syarat utamanya adalah terdiri dari tiga paragraf, tidak kurang dan tidak lebih.

Namun demikian, pentigraf haruslah memiliki tokoh, alur cerita, dan konflik yang kuat. Untuk itulah, mengapa dalam menuliskan pentigraf harus memperhatikan pemilihan diksi untuk menciptakan kalimat yang efektif.

Antusiasme diperlihatkan oleh para peserta pendampingan, mereka secara bergantian menanyakan lebih lanjut tentang bagaimana teknis penulisan pentugraf serta mengonsultasikan kendala yang dihadapi saat penulisan.

Hasilnya, semua secara aktif dapat menulis pentigraf dan beberapa membuat plot twist ending yang membuat pentigrafnya menarik. (sunanto/21/10/2022)