Diskusi Tentang Persaudaraan, Silaturahmi & Sabar

Oleh : Yahya Aziz.
Senin 23 Mei 2022 inilah pertemuan kuliah PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DAN ALHADITS ke 10 dengan LURING di ruang E 207 kelas B pukul 07.30-10.00 dan kelas C pukul 10.00-12.30 PGMI FTK Uinsa
Materi kuliah yang didiskusikan adalah ayat ayat Alquran dan hadis nabi tentang persaudaraan, silaturahmi dan sabar.
Yang presentasi dari kelas B dan C adalah : Alissa Putri Maharani, Jauharotul maknunah, Nanda Hani Aulia, Nurlailatul Fadila, A. Wulan Ramadhani, Aulia Syahda Nasrullah dan Hadiyatun Wasilah. Alhamdulillah mereka antusias mengikuti kuliah dengan LURING dan mahasiswa aktif masuk semua.
Ada catatan pertanyaan pertanyaan dari peserta diskusi yang menarik diantaranya :
1. Mengapa ummat muslim mudah berpecah belah dari pada bersatu ?
2. Bagaimana hukum orang Islam yang enggan untuk bersilaturahmi ?, Dan apa etika dan adab yang paling utama dalam bersilaturahmi ?
3. Apakah Sabar Ada batasnya ? Mengapa 2 S (Sabar dan Salat) selalu berkaitan untuk manusia dalam hidup bermasyarakat ? Bagaimana mengetahui seseorang Itu mempunyai jiwa sabar ?
Jawaban pemakalah :
1. Mengapa ummat muslim mudah diadu domba berpecah belah ? Ada 2 sebab yaitu :
a. Karena terpengaruh berita hoax tanpa klarifikasi dan mudah percaya.
b. Tidak mau menjalankan perintah alqur’an “BARSATULAH DAN JANGAN JANGAN BERPECAH BELAH”
واعتصموا بحبل الله جميعا ولا تفرقوا
“Dan Berpegang Teguhlah kamu kepada tali Allah, dan janganlah bercerai berai” (QS 2:103)
2. Orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan/silahturahmi adalah dosa ( tidak boleh )
Sesuai dengan hadits nabi :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
لا يدخل الجنة قاطع او قاطع الرحم (رواه متفق عليه)
Rasulullah bersabda :
Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan silaturahmi
(HR. Bukhari Muslim)
Adab atau etika bersilaturahmi adalah dari yang muda ke yang tua, dari anak ke orang tua.
Jangan sampai di dunia ini kita punya musuh. Yang enak punya banyak saudara. Seduluran Saklawase…..
3. Sabar memang mudah diucapkan tapi prakteknya sulit sekali.
a. Sabar menghadapi keluarga
b. Sabar menghadapi orang tua, mertua
c. Sabar menghadapi bangkrut ekonomi.
d. Sabar menghadapi sakit.
Sabar tidak ada batasnya. Pelajaran nya tidak ada di sekolah, ujian nya mendadak dan belajarnya SEUMUR HIDUP.
SABAR TIADA BATASNYA, justru dapat pahala tanpa batas bagi yang mau mengamalkan nya.
Allah berfirman :
انما يوفى الصابرون اجرهم بغير حساب
“Sesungguhnya Orang Orang Yang Sabar (tiada batas) akan mendapat pahala tanpa batas” ( QS 39:10 )
Mengapa Allah mengaitkan Sabar dengan Salat ?
Karena salat itu berat terutama subuh dan tahajud. Karena berat, hanya orang yang SABAR mampu mengerjakan salat subuh dan tahajud di keheningan malam.
Ciri ciri orang yang mempunyai jiwa Sabar :
a. Tidak mudah tersinggung
b. Tidak suka mengeluh
d. Selalu mengalah
e. Selalu berfikir positif
f. Tidak emosional
g. Santai, rileks dalam menghadapi problematika kehidupan
h. Rambut masih hitam, kelihatan muda, energik walaupun umur sudah tua ( diatas 60 tahun )
I. Tidak punya rasa dendam
j. Sehat walafiat panjang umur….
Alhamdulillah kuliah luring lancar dan sukses….
Semoga bermanfaat….
“Dosen FTK UINSA, Penulis buku Taubatnya Peselingkuh, Kolumnis Online Menara Madinah Com”