Oleh : Liliek Channa.
Kemarin, Selasa 1 Februari 2022 kami diundang pada acara PENGABDIAN MASYARAKAT, masjid Al-Ikhlas Surabaya kajian tentang “KEWANITAAN”.
Diantara materi yang kami sampaikan adalah :
1. Hadits Tarbawi, ( hadits hadits tentang pendidikan), penting nya Pendidikan pra-nikah bagi remaja muslim.
2. Bahaya teknologi HP bagi keutuhan rumah tangga.
3. Maraknya kasus PELAKOR PEBINOR
Dulu kejahatan rumah tangga dikenal dengan istilah WIL dan PIL (wanita idaman lain dan pria idaman lain ) atau yang disebut perselingkuhan. Namun istilah zaman now disebut PELAKOR (pencuri laki orang) dan PEBINOR ( pencuri bini orang).
Hampir 100% hancurnya rumah tangga karena ada madu baru orang ke tiga dalam rumah tangga.
Pelakor dan pebinor adalah bentuk kedloliman pasangan suami istri dalam istana rumah tangga. Sudah dapat dipastikan tidak akan mengalami ketenangan, kedamaian dalam berumah tangga.
“Adldzulmu dzulumaatun yaumal qiyamah” (kedloliman adalah kegelapan pada hari qiamat). Begitu sabda nabi Muhammad saw dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh Bukhori Muslim.
Seseorang yang hobinya pelakor dan pebinor hakekat nya mendlolimi diri sendiri dan keluarganya. Allah swt tidak pernah mendlolimi seseorang, mereka sendiri menganiaya dirinya sendiri.
Semua orang yang hobi menjadi pelakor dan pebinor sampai berhubungan ZINA dapat menimbulkan buruk kepada dirinya sendiri. Ada beberapa hal akibat hobi menjadi pelakor dan pebinor…. :
1. Pelakor dan Pebinor dapat melemahkan agama dan ketakwaan seseorang dan hilangnya akhlak terpuji.
2. Pelakor dan Pebinor menghilangkan rasa malu dan menjadikami tebal muka.
3. Pelakor dan Pebinor dapat menghilangkan cahaya wajah akibat sering berbuat maksiat.
4. Pelakor dan Pebinor dapat menjatuhkan harga diri sebagai makhluk di hadapan Allah dan manusia.
5. Pelakor dan Pebinor dapat membuat cahaya hati gelap
6. Pelakor dan Pebinor dapat menciptakan permusuhan antar keluarga sampai tahap pembunuhan.
Untuk mengatasi ini semua adalah :
1. Suami istri harus sering berkomunikasi lahir batin melalu shalat berjamaah.
2. Meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah agar dijauhkan dari bisikan setan yang menggoda untuk menyenangi mencintai lawan jenis yang bukan muhrimnya.
3. Selalu dekat dengan para ulama, rajin beribadah dan membaca Alquran.
4. Selektif dalam bermedsos, Ambil yang baik buang yang tidak berguna.
Semoga kita dilindungi oleh Allah dari segala godaan iblis yang terkutuk.
Barakallah…
“Dosen FTK UINSA, Penulis Buku Hadits Tarbawi, dan Pembaca Setia Menara Madinah dari Rembang Jawa Tengah”
