
Oleh : Yahya Aziz.
Dulu saya menikah pada hari kamis tanggal 09-09-1999, mungkin ini menginspirasi adik keponakan kami ustadz Moh. Azmi Mohammed Andunisy, Lc, M.Th.I alumni Gontor 2007 dan Al-Azhar Kairo Mesir 2015, yang melaksanakan aqdun nikah di hari dan tanggal yang cantik Sabtu 12-12-2020. Beliau sekarang berjuang di lembaga pendidikan, Guru tetap SMA Unggulan Al-Hikmah dan dosen pesantren mahasiswa Uinsa yang mendapat calon mempelai wanita Solihah yang bernama Rika Rosilawati, A. Md. bin almarhum Ir. Rusbandi, M H.
Akad nikah di masjid Assakinah Universitas putra bangsa, jalan Arif Rahman Hakim Surabaya. Ikut yang hadir keluarga mempelai putra putri dari Kediri, Surabaya, Mojokerto dan Kendari Sulawesi dan guru guru dan pejabat lembaga pendidikan Al-Hikmah. Kami diberi tugas untuk pidato sambutan pasrah manten, doa’, membaca sholawat serta dzikir bersama dan ramah tamah di rumah makan Pawon cabe.
Acara begitu khidmah, sederhana dan lancar tanpa halangan. Kami yakin ini pernikahan yang SAMARA BASAMA ( Sakinah, Mawaddah, Rahmah, Barokah, Salamah Dan Mardiyah ). Pernikahan yang penuh ketenangan, saling mencintai, penuh kasih sayang, penuh keberkahan, kedamaian dan selalu mendapat ridho Allah SWT.
Berkeluarga ( rumah tangga ) disamping merupakan bagian integral dari sunnah Rasulullah Saw, juga merupakan kebutuhan biologis manusia yang akan meneruskan generasi penerus khalifah di muka bumi.
Yang menarik dan unik ternyata berkeluarga ( menikah) juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
Rasulullah Saw bersabda ;
“Man Tazawwaja Faqod Istakmala Nisffaddiini Falyattaqillaha Finnisffil Baaqii”
Artinya : siapa pun yang menikah ( berkeluarga ) telah melaksanakan separuh agama. Maka hendaklah menyempurnakan sisanya dengan taqwa kepada Allah SWT. ( HR. Baihaqi )
Dalam berkeluarga pasti dalam perjalanannya ada duka dan suka. Bohong kalau berkeluarga itu selalu terus rasa suka dan gak ada masalah. Pasti suatu saat ada duka ( masalah ). Jika Anda ada masalah dalam berkeluarga jangan curhat kepada siapapun, curhat lah kepada Allah dengan menggelar sajadah dan memperbanyak sujud.
Sehingga segala bentuk kebijakan dan keputusan yang diambil benar benar OBYEKTIF dan menguntungkan semua pihak demi mempertahankan rumah tangga bahagia.
Jika berumah tangga ada permasalahan, ada beberapa tips untuk merawat keharmonisan dan menjaga keutuhan pasangan suami istri, tips itu adalah :
1. Berkeluarga Karena Allah SWT
2. Keluarga Harus Diutamakan
3. Menerima Suami Istri Dengan Segala Kekurangan Dan Kelebihan nya.
4. Tidak Ada Problematika Yang Tidak Bisa Diselesaikan.
5. Selesaikan Masalah Dengan Jalan Musyawarah dan Memperbanyak Sujud di atas Sajadah, bahasanya KH. Agus Ali Masyhuri pengasuh pondok pesantren bumi Sholawat : Seringlah Mengetuk Jendela Pintu Langit Di keheningan malam.
Nasehat dan motivasi pernikahan untuk diri sendiri, pengantin baru dan pengantin lama.
Selamat dan semoga sukses selalu dunia akhirat. Aamiin ya mujiibassailiin
Masjid Assakinah Universitas Putra Bangsa, Sabtu 12-12-2020.
” Penulis tetap menara Madinah com dan buku Taubatnya Peselingkuh “
