Maqbaroh Kyai Ageng Banjaransari

MENARA MADINAH.COM,Di pesarean Taruwongso Dukuh Tengklik ,Desa Watubonang ,Kecamatan Tawangsari ,Kabupaten Sukoharjo ,Jawa Tengah terdapat makam Kyai Banjaransari yang merupakan keturunan Raja Majapahit terakhir yaitu Prabu Brawijaya V.
Dia adalah putera Brawijaya V nomor 36 dari 117 bersaudara.Bernama asli Raden Jaka Balero atau Raden Banjaransari .
Setelah keruntuhan Kerajaan Majapahit ,Jaka Balero memutuskan pergi meninggalkan istana guna menenangkan diri dan bertapa di Gunung Taruwongso.
Saat itu,Raden Jaka Balero meyakini bahwa di Gunung Taruwongso adalah lokasi paling cocok untuk dirinya melakukan tapa brata.Karena daerah tersebut memiliki pancaran energi yang amat kuat.
Dalam ikhtiar menenangkan diri itu ,Jaka Balero berjumpa dengan Kanjeng Sunan Kalijaga yang sangat terkenal di kalangan masyarakat Jawa.
Selanjutnya,Sunan Kalijaga mengangkatnya sebagai murid.Ketika dinilai sudah cukup dalam menimba ilmu,Sunan Kalijaga memberinya gelar Kyai Ageng dan memberinya tugas untuk berdakwah di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya hingga akhir hayat dan dimakamkan di kawasan Gunung Taruwongso.
Makam itu kerapkali diziarahi cucu Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari yaitu KH.Abdurrahman Wahid atau Presiden Gus Dur semasa hidup.
Narasumber: Sarkub/Pecinta ziarah kubur Elmardanuzie dari Yogyakarta.
#Bro-J# 11102020.