Gelar Wisata Religi Wali 5: Perjalanan Spiritual Membangun Imun dari Covid 19.

Jember, 26 September 2020

Sahabat Bang Pur Jember menggelar kegiatan bertajuk Wisata Religi Wali 5. Sabtu, tanggal 26 September 2020 dimulai pukul 05.00 pagi dengan di awali sholat subuh berjamaah dilanjut ziarah di Makam Habib Sholeh Tanggul, Jember yang dikenal memiliki banyak karomah.
Ali Murtadho sebagai penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa Ziarah ke makam para aulia ini sebagai salah satu ikhtiar dan kepedulian sahabat H. Muhamad Nur Purnamasidi (Bang Pur) Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Golkar Dapil IV Jatim Jember Lumajang. Karena Tradisi Ziarah Wali merupakan sebuah perjalanan spiritual yang sarat akan makna dan bernilai ibadah. Selain itu juga diharapkan mendapat hikmah bagaimana proses penyebaran agama Islam dengan metode dakwah yang sejuk dan mudah diterima masyarakat. Bisa dikatakan, ziarah Wali 5 ini merupakan tradisi yang sangat baik dan serta telah lama mengurat mengakar di kalangan mayoritas masyarakat Indonesia berhaluan ahlus sunnah wal jamaah. Tuturnya.
Lebih lanjut, pria berkaca mata yang akrab disapa Aldo ini megatakan rombongan Ziarah Wali 5 ini dipimpin langsung oleh Habib Hasan bin Mohammad al Haddad yang merupakan ayahanda dari Habib Najib yang sangat aktif turut serta terlibat dalam berbagai kegiatan Sahabat Bang Pur. Dari Ziarah Habib Sholeh Tanggul, dilanjut ke Makam Habib Mohammad Probolinggo, Habib Syarif Nguling, Sayyid Abd Rohman Segoropuro, makam KH, Hamid Pasuruan. Sedang Ziarah Wali 5 diantaranya ke Makam Sunan Ampel, Sunan Gresik Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, Sunan Bonang Tuban, dan Sunan Drajat Lamongan. Rombongan sengaja kami batasi hanya berjumlah 15 orang, karena kita masih dalam suasana covid 19 dengan tetap mematuhi protocol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. Melalui kegiatan ini dengan menguatkan rohani ini semoga bisa menambah imun kita semua dan covid 19 segera berlalu.
Sementara itu Habib Najib menyatakan berterima kasih kepada Bang Pur karena beliau selama ini begitu peduli, rajin menyapa konstituen dapil dan dapat menjembatani mencarikan solusi berbagai keinginan serta harapan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih. “Semoga kegiatan semacam ini bisa rutin dilakukan, paling tidak setahun sekali.” Imbuhnya.
Dihubungi secara terpisah melalui sambungan seluler, Bang Pur menjelaskan bahwa wisata religi ini sangat besar potensi serta peluangnya untuk dikembangkan sebagai alternative destinasi wisata nasional. Untuk itu diperlukan pengelolaan dengan manajemen yang lebih sophistichated. Saya sudah sampaikan itu secara langsung dengan Kementrian Pariwisata dan ekonomi kreatif agar lebih optimal dengan saling berkolaborasi menjalin kemitraan serta kerja sama dengan semua pemangku kepentingan. Harapan saya wisata religi ini bisa dikoneksikan dan menjadi salah satu locus perhatian untuk lebih dikembangkan secara optimal. Karena potensi nilainyanya sangat besar, baik secara ekonomi, penguatan tradisi /budaya maupun aspek lainya. (om Iyan)