Doa Keikhlasan Puluhan Ribu Santri dan Masyarakat Menggema di Balai Kota Rayakan Tahun Baru Hijriyah

KEDIRI – Puluhan Ribuan santri dari berbagai pesantren di Kota Kediri memadati halaman Balai Kota, Senin (14/6/2026), dalam perayaan Tahun Baru Hijriyah dengan serangkaian doa dan istighotsah bersama. Suasana khusyuk dan penuh semangat menjadi saksi kuatnya ikatan spiritual dan kebersamaan untuk menyongsong masa depan gemilang.

Acara istighotsah dan doa bersama ini digelar oleh PCNU Kota Kediri berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dan Wakilnya, KH. Qowimuddin Thoha, turut hadir bersama ulama dan tokoh masyarakat. Puluhan ribu santri, termasuk dari Pondok Pesantren Lirboyo, Maunah Sari, Al-Islah, dan lainnya, berbaris rapi menuju lokasi, membawa harapan dan doa bagi kota dan bangsa.

Pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh Ustad Basyaruddin dan istighotsah yang dipimpin Rais Syuriah PCNU Kediri, KH. Abdul Hamid Abdul Qodir, mengajak semua hadirin memasuki momen refleksi dan penguatan iman. Menjelang pergantian tahun hijriyah, KH. Abdulloh Kafabihi Mahrus memimpin doa untuk mengakhiri tahun lama dan menyambut tahun baru dengan harapan baru.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil, menyampaikan apresiasi dan mengajak seluruh jamaah untuk bermuhasabah dan memperbaiki diri. Wali Kota menambahkan ajakan untuk bersama mendoakan Kediri menjadi kota yang aman, tenteram, dan penuh prestasi. Kulminasi spiritual ditandai oleh mauidzatul hasanah dari KH. Anwar Iskandar yang mengaitkan sejarah Muharram dengan identitas budaya Jawa dan makna hijrah dalam kehidupan berbangsa.

Acara yang menggabungkan doa, zikir, dan refleksi spiritual ini menjadi momen penguatan kebersamaan lintas generasi di Kota Kediri.

Dengan semangat yang menggelora, para santri dan masyarakat diajak bersama membangun masa depan penuh keberkahan dan prestasi.*Imam Kusnin Ahmad*