
BLITAR – H.Muhammad Rifai, mantan Sekretaris DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, resmi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Blitar untuk masa bakti 2026-2031.
Penetapan ini diumumkan secara resmi dalam acara daring pengumuman Surat Keputusan (SK) Ketua Umum PKB yang dibacakan oleh Ketua DPP PKB, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, pada Kamis (11/6/2026).
Pengumuman ini bersamaan dengan penetapan Ketua DPC PKB se-Jawa Timur, menandai babak baru kepemimpinan partai di daerah. Terpilihnya Rifai dinilai mengejutkan karena dalam Musyawarah Cabang (Muscab) tertutup bulan Maret lalu, terdapat lima calon kuat, yaitu Ahmad Tamim (Gus Tamim), Lutfi Azis, Muhammad Rifai, Nur Fathoni, dan Nasa Barcelona Marheinis.
Dari lima kandidat, sorotan utama tertuju pada dua nama yang digadang-gadang akan menjadi nahkoda PKB Blitar selama lima tahun ke depan, yakni Ahmad Tamim anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dan Nasa Barcelona.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa musyawarah mufakat tetap menjadi prinsip utama dalam menentukan kepemimpinan partai. “Kami mendukung siapa saja yang terpilih asalkan memiliki kesiapan kerja dan program nyata,” ujarnya saat itu.
Setelah melewati proses seleksi ketat, Rifai lah yang terpilih menggantikan Hj. Rini Syarifah, Bupati Blitar sebelumnya. Rifai menyambut amanah ini dengan komitmen tinggi untuk memperkuat struktur partai sekaligus mengantarkan PKB meraih kemenangan dalam kontestasi politik yang akan datang.
“Saya siap menerima amanah ini dan akan bekerja keras membesarkan PKB di Blitar. Kepemimpinan bagi saya bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat,” tegas Rifai kepada JPT , Kamis malam (11/6/2026).
Berbekal pengalaman panjang sebagai Bendahara GP Ansor,Sekretaris DPC PKB dan Wakil Ketua DPR D, Muhammad Rifai dikenal dekat dengan masyarakat, aktif turun ke lapangan untuk memantau program pembangunan dan mendengarkan aspirasi rakyat. Pendekatan ini diyakini menjadi strategi efektif membangun kepercayaan publik terhadap partai.
Dukungan dari DPP PKB semakin mengokohkan posisi Rifai sebagai pemimpin yang diharapkan membawa perubahan positif bagi partai di tingkat daerah. Rifai juga menargetkan mengembalikan kejayaan PKB, yang pernah meraih 13 kursi di DPRD Kabupaten Blitar pada Pemilu 1999, sebagai salah satu pencapaian awal yang menginspirasi.
Sebagai langkah awal, Rifai berencana melakukan konsolidasi dalam waktu dekat dengan membentuk Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting di seluruh 22 kecamatan Kabupaten Blitar. “PKB akan keliling kecamatan untuk membentuk struktur pengurus ranting dan PAC, kami targetkan selesai sebelum Desember 2026,” jelasnya.
Mengenai pembentukan kepengurusan baru, Rifai menegaskan akan mengedepankan koordinasi dengan DPP dan DPW PKB Jawa Timur. “Formatur pengurus akan disusun bersama DPW dan diawasi DPP, bukan oleh ketua terpilih sendiri,” pungkasnya. Pria yang pernah menjabat bendahara PC GP Ansor Kabupaten Blitar ini menegaskan pentingnya sinergi dan transparansi.
Profil Muhammad Rifai
– Nama Lengkap: Muhammad Rifai, S.Pd.I., M.Si.
– Tempat, Tanggal Lahir: Blitar, 7 Desember 1973
– Jabatan Saat Ini: Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Blitar & Sekretaris DPC PKB Kabupaten Blitar
– Pendidikan: Sarjana Pendidikan Islam, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
– Organisasi: Aktif di Gerakan Pemuda Ansor, PMII, dan giat mengawal nilai-nilai Nahdlatul Ulama di Blitar
Muhammad Rifai dikenal vokal dalam isu pemberdayaan UMKM, pengawasan pemerintah daerah, dan penyampaian aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Dengan visi yang jelas dan rekam jejak yang kuat, ia optimis mampu mengukuhkan PKB sebagai kekuatan dominan di Kabupaten Blitar.
“Dengan kesatuan dan kerja keras para kader, saya yakin PKB akan memenangkan setiap kontestasi politik yang akan datang. Saya tidak akan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan,” tutup Rifai dengan tegas.
Terpilihnya Muhammad Rifai sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Blitar menjadi tonggak penting dalam menguatkan posisi partai di tingkat lokal serta mempertegas komitmen PKB sebagai partai rakyat yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.*Imam Kusnin Ahmad*
